Berita

Duta Besar Rusia untuk Italia Sergey Razov berbicara kepada pers di Roma, Italia pada 25 Maret 2022/Global Look Press

Dunia

Terbitkan Artikel Pembunuhan Vlladimir Putin, Media Italia Diadukan ke Pengadilan

SABTU, 26 MARET 2022 | 06:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Surat kabar Italia La Stampa resmi diadukan kepada jaksa setelah memuat artikel yang membahas pembunuhan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Pengaduan tersebut diajukan langsung oleh Duta Besar Rusia untuk Italia, Sergey Razov, pada Jumat (25/3) waktu setempat.

“Pada tanggal 22 Maret, surat kabar La Stampa menerbitkan sebuah artikel, dengan judul utama yang menimbulkan pertanyaan tentang kemungkinan untuk membunuh presiden Rusia. Menurut KUHP Italia, hasutan untuk melakukan kejahatan adalah pelanggaran yang dapat dihukum," kata diplomat itu kepada wartawan, seperti dikutip dari RT.


“Saya, sebagai warga negara Rusia yang saat ini berada di Italia, mengajukan pengaduan ke kantor kejaksaan Roma dengan permintaan untuk menyelidiki kasus ini secara hati-hati, obyektif dan tidak memihak,” tambah Razov.

Artikel yang menyinggung, berjudul 'Perang Ukraina-Rusia: Membunuh Putin bisa menjadi satu-satunya jalan keluar', dicetak oleh surat kabar itu awal pekan ini.  

Ditulis oleh Domenico Quirico, seorang ahli politik dan perang internasional, karya tersebut merenungkan tentang "tiranisida" di masa lalu, seperti pembunuhan diktator Romawi Julius Caesar atau pembunuhan Archduke Franz Ferdinand dari Austria, yang akhirnya memicu Perang Dunia Pertama.

Penulis berbagi pemikirannya tentang implikasi tindakan tersebut dan motif "kecil" pembunuhan profil tinggi mungkin ada di belakang mereka tanpa memberikan jawaban apakah Presiden Rusia Vladimir Putin harus dibunuh atau tidak.

La Stampa telah menanggapi tuduhan yang diajukan oleh duta besar Rusia, bersikeras bahwa mereka tidak menyerukan pembunuhan presiden negara itu.  

“Biarkan kedutaan Rusia mendapatkan penerjemah yang lebih baik. Saya menulis bahwa membunuh Putin adalah tidak bermoral,” tulis penulis artikel kontroversial tersebut.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

UPDATE

Virus Hanta, Politik Ketakutan, dan Bayang-Bayang Bisnis Kesehatan Global

Selasa, 19 Mei 2026 | 06:22

Bocah di Tapteng Diduga Dipukuli Ayahnya Gegara Telat Pulang

Selasa, 19 Mei 2026 | 06:00

Jokowi dan Relawan Bersiap Blusukan

Selasa, 19 Mei 2026 | 05:42

DPRD DKI Geber Ranperda RPPLH dan Pembangunan Keluarga

Selasa, 19 Mei 2026 | 05:19

MUI: Penangkapan Aktivis Sumud Flotilla Bentuk Ketakutan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 | 05:04

Evaluasi Otsus Papua!

Selasa, 19 Mei 2026 | 04:47

Arinal Djunaidi Ajukan Praperadilan ke PN Tanjungkarang

Selasa, 19 Mei 2026 | 04:11

Beruang Liar Serang Petani Sawit di Musi Rawas

Selasa, 19 Mei 2026 | 04:08

Pramono Klaim Arena Ring Tinju Bikin Tawuran Turun Drastis

Selasa, 19 Mei 2026 | 03:26

Tiket Kereta Daop 2 Bandung Laris Manis Selama Libur Panjang

Selasa, 19 Mei 2026 | 03:15

Selengkapnya