Berita

Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko/Net

Dunia

Lukashenko: Oposisi Sengaja Menyebarkan Berita Palsu tentang Belarusia

SABTU, 26 MARET 2022 | 06:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Belarusia tidak menginginkan perang dengan Ukraina. Bahkan, merencanakannya pun tidak. Presiden Belarusia Aleksander Lukashenko berusaha meluruskan berita yang berkembang belakangan ini yang mengatakan bahwa Belarusia ikut berkontribusi atas ketegangan yang meningkat di Ukraina.

"Saya telah mengatakan ribuan kali bahwa kami tidak memiliki rencana untuk berperang di Ukraina. Sayangnya, berita palsu yang berkembang membuat situasi memanas," katanya, menambahkan bahwa Belarusia tidak mentolerir perang saudara.

Menurutnya, perang saat ini mulai dieksploitasi. Di masa Soviet, orang tidak hanya banyak bicara soal propaganda, tetapi juga tentang kontra-propaganda.


"Jadi, kita perlu merespons dengan tenang," katanya kepada kantor berita BelTA, Jumat (25/3).

Ia mengecam oposisi yang telah melarikan diri ke Barat untuk mempengaruhi orang secara psikologis dengan mengklaim bahwa militer Belarusia akan mengambil bagian dalam operasi tempur di negara tetangga. Aktivis oposisi juga dilaporkan sedang membentuk unit sukarelawan untuk berperang di Ukraina.

"Jadi, siapa sebenarnya yang berperang di Ukraina sekarang?" Lukashenko bertanya secara retoris.

Tudingan yang  berkembang di luar tentang rencana Belarusia untuk ikut memusuhi Ukraina, sengaja disebarkan. Oposisi yang jahat sengaja membentuk opini publik agar Belarusia ikut terseret dalam konflik yang sedang terjadi, menurutnya.

Belarusia tidak ingin berperang dengan siapa pun, termasuk Ukraina. Namun, jika ada agresi yang sengaja diluncurkan terhadap Belarusia, maka Belarusia tidak akan tinggal diam, katanya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya