Berita

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono saat melantik DPD Bali dan Papua Barat/Ist

Politik

Pelantikan DPD Bali dan Papua Barat, AHY Kembali Tegaskan Tolak Penundaaan Pemilu

JUMAT, 25 MARET 2022 | 23:02 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kembali melantik pengurus Partai Demokrat daerah, yaitu DPD Partai Demokrat Provinsi Bali dan Provinis Papua Barat.

Dalam sambutannya, AHY menegaskan kepada para pengurus yang baru dilantik tidak terlalu berlama-lama merayakan pelantikan, namun harus langsung berkerja untuk menyongsong pemilu 2024.

"Para pengurus yang baru dilantik harus langsung berkerja, kedepan banyak ynag harus dilakukan menuju pemilu 2024," tegas AHY di hadapan para kader di arena pelantikan di Hotel Grand Inna Sanur Bali, Jumat (25/3).


AHY juga meminta kepada para kader atau pengurus yang baru dilantik untuk mendukung pengurus yang baru dilantik. Harapanya hindari konflik, namun harus kompak untuk menyongsong kemenangan.

Selain itu, AHY meminta kepada kader tidak henti-hentinya dekat dan membantu rakyat. Menurutnya Partai Demokrat memiliki peduli dengan rajyat. Partai Demokrat selama 20 tahun menyelami aspirsa masyarakat terutama katagori miskin dan tidak mampu perjuangkan progrma pro rakyat.

AHY juga mengaku bersyukur bahwa beberapa survei Partai Demokrat dapat diperhitungkan. Kendati demikian para kader tidak berpuas diri dari hasil survei.

"Partai Demokrat teguh menjaga persatuan. Posisi Partai Demokrat  terhormat hasil survey, dan jangan cepat berpuqe diri," tegasnya.

Terkait pemilu 2024, AHY kembali menegaskan komitmen untuk tolak penundaan pemilu 2024.

"Sikap pandangan Demokrat tegas menolak penundaan pemilu 2024. Partai Demokrat tidak mungkin rela ada kelompok tertentu merusak demokrasi kita. Kita tidak boleh menghianati demokrasi kita," pungkas AHY.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya