Berita

Perdana Menteri Sanna Marin/Net

Dunia

Lupakan Kebijakan Lama, Finlandia Kirim Lagi Bantuan Senjata untuk Ukraina

JUMAT, 25 MARET 2022 | 11:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Finlandia kembali mengirimkan bantuan senjata ke Ukraina. Perdana Menteri Sanna Marin mengatakan itu adalah bantuan kedua yang akan dikirimkan bersama dengan bantuan lainnya untuk mendukung Ukraina menghadapi Rusia.

Tiga minggu lalu, pengiriman pertama sudah diluncurkan, yang menggarisbawahi bahwa negara Nordik itu melanggar kebijakan lama untuk mengirimkan senjata ke negara yang berkonflik.

"Kami tidak bisa mengungkapkan detailnya, kami dapat memastikan pengiriman tiba dengan selamat di Ukraina," kata Marin, kepada wartawan di Brussels ketika para kepala negara Uni Eropa bertemu untuk membahas sanksi lebih lanjut terhadap Rusia, seperti dilaporkan AP, Kamis.


"Kami harus siap untuk mendukung Ukraina selama perang berlangsung," tambahnya.

Empat hari setelah Rusia menginvasi Ukraina, Finlandia melanggar prinsip yang telah lama dipegangnya untuk tidak memasok senjata ke zona perang. Finlandia justru mengumumkan bahwa mereka akan mengirim senjata anti-tank, senapan serbu, dan amunisi ke Kiev.

Beberapa negara termasuk Swedia, Inggris dan Jerman, minggu ini mengumumkan pengiriman baru ke Ukraina, menyusul permintaan Presiden Volodymyr Zelensky kepada UE dan NATO untuk meningkatkan bantuan militernya.

Finlandia, yang merupakan bagian dari kekaisaran Rusia selama lebih dari 100 tahun, telah berperang dua kali dengan Moskow selama abad terakhir, dan berbagi perbatasan darat dengan Rusia.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya