Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Direktur jenderal Departemen Ilmu Kedokteran (DMS), Supakit Sirilak saat briefing Kamis (24/3) mengatakan Deltacron ditemukan dalam urutan genomik mingguan kementerian dan penemuan itu telah diserahkan ke Gisaid, database genom internasional.
“Sekuensing genom lengkap menunjukkan 73 kasus sesuai dengan profil Deltacron. Ini biasanya terjadi ketika varian Delta dan Omicron menyebar. Sampelnya bukan dari satu hingga dua minggu terakhir dan sebagian besar dari Desember tahun lalu dan Januari tahun ini, ketika dua varian itu menyebar," katanya, seperti dikutip dari Bangkok Post, Kamis (24/3).
Populer
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00
Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12
Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13
Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47
Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09
Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30
UPDATE
Selasa, 19 Mei 2026 | 06:22
Selasa, 19 Mei 2026 | 06:00
Selasa, 19 Mei 2026 | 05:42
Selasa, 19 Mei 2026 | 05:19
Selasa, 19 Mei 2026 | 05:04
Selasa, 19 Mei 2026 | 04:47
Selasa, 19 Mei 2026 | 04:11
Selasa, 19 Mei 2026 | 04:08
Selasa, 19 Mei 2026 | 03:26
Selasa, 19 Mei 2026 | 03:15