Berita

Tim Penyelamat mengamankan satu dari dua Black Box MU5735, Rabu (23/3)/Repro

Dunia

Satu dari Dua Black Box China Eastern Telah Ditemukan dalam Kondisi Rusak

RABU, 23 MARET 2022 | 23:34 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Upaya pencarian bukti dan penumpang dari kecelakaan pesawat terbang China Eastern Airlines dengan seri penerbangan MU5735 akhirnya membuahkan hasil, Satu dari dua Black Box (kotak hitam) berhasil ditemukan.

Penemuan ini dilaporkan oleh Administrasi Penerbangan Sipil China (CAAC) dalam jumpa pers, Rabu (23/3).

Dalam jumpa pers tersebut, dikatakan ini adalah satu dari dua kotak hitam pesawat Boeing 737-800 milik China Eastern yang jatuh pada Senin pagi, di pegunungan Wuzhou, yang tertutup oleh hutan.


“Perangkat (kotak hitam) itu rusak parah, tidak segera jelas apakah itu perekam data penerbangan atau perekam suara kokpit,” ujar pejabat CAAC seperti dikutip oleh Reuters, Rabu (23/3).

MU5735 sedang dalam perjalanan dari kota barat daya Kunming ke Guangzhou di wilayah pantai pada Senin (21/3), ketika Boeing 737-800 itu tiba-tiba jatuh dari ketinggian jelajah (sekitar 8.000 m di atas permukaan laut).

Sebagian besar badan pesawat hancur akibat benturan, namun anehnya tidak ada korban yang ditemukan hingga kini.

Penyebab kecelakaan itu belum ditentukan. Otoritas penerbangan mengatakan bahwa penyelidikan mereka kini mengalami masa sangat sulit karena kerusakan pesawat sangat parah.

"Kami menemukan kotak hitam di tempat kejadian, tetapi kotak hitam ini telah rusak parah di bagian luar, sehingga tim investigasi masih memastikan apakah itu perekam data penerbangan atau perekam suara kokpit," ujar Mao Yanfeng, kepala penyelidikan pesawat di CAAC.

Menurut analisis CAAC, cuaca di sepanjang jalur penerbangan MU5735 pada hari kejadian tidaklah berbahaya atau berisiko bagi penerbangan tersebut.

Kontrol udara juga telah menjaga komunikasi dengan kru pesawat setelah lepas landas dan sebelum turun dengan cepat, tambah Mao.

Namun ketika pesawat itu turun drastis, seluruh komunikasi tidak menanggapi panggilan berulang dari kontrol udara China.

CAAC menambahkan, pesawat tersebut telah memenuhi standar kelayakan udara sebelum lepas landas, dan tiga pilot juga dalam keadaan sehat.

Menurut pernyataan China Eastern Airlines, Kapten MU5735 direkrut pada Januari 2018 dan memiliki total 6.709 jam terbang. Sedangkan perwira pertama dan kedua masing-masing memiliki 31.769 dan 556 jam terbang.

“Dari yang kami ketahui, kinerja ketiga pilot itu baik dan kehidupan keluarga mereka relatif harmonis,” ujar pejabat China Eastern.

Menanggapi kecelakaan itu, China Eastern telah memperketat tindakan pencegahan, dan menambahkan syarat bagi penerbangannya. Syarat itu adalah, membutuhkan dua kapten senior dan seorang co-pilot senior di beberapa jenis pesawat.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya