Berita

Ketua KPU RI periode 2017-2022, Ilham Saputra/Net

Politik

Komisioner KPU Terpilih Diduga Terkait Penundaan Pemilu, Ilham Saputra: Nggak Ada Bola Panas di Periode Kami

RABU, 23 MARET 2022 | 21:38 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dugaan sejumlah pihak yang menyebut ada skenario memperalat jajaran Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) terpilih periode 2022-2027, guna memuluskan rencana penundaan pemilu, direspon Ketua KPU RI periode 2017-2022, Ilham Saputra.

Ilham menyatakan, dugaan yang disampaikan Pakar Hukum Tata Negara Zainal Arifin Mochtar tersebut tidak ada kaitannya dengan kepemimpinan KPU RI periode 2017-2022.

"Enggak ada hubungan bola panas ada di kami. Yang disampaikan oleh pengamat politik dari UGM tersebut adalah kemungkinan hubungan antara keterpilihan KPU periode 2022-2027 dengan penundaan pemilu. Tapi itu perlu dibuktikan," ujar Ilham dalam diskusi virtual Partai Gelora, Rabu (23/3).


Lebih dari itu, Ilham menegaskan bahwa pihaknya enggan masuk dalam polemik isu tersebut. Karena dia memastikan KPU mulai dari tingkat pusat hingga daerah satu suara menyiapkan seluruh pelaksanaan Pemilu Serentak 2024.

"Kami hanya ingin kemudian memastikan seluruh tahapan pemilu 2024 sudah kami siapkan PKPU nya, sudah kami siapkan perangkat perangkatnya sudah kami siapkan beberapa hasil riset yang sudah kami lakukan, kami juga sudah merancang tentang penguatan IT terhadap penyelenggara pemilu 2024," katanya.

Namun hingga hari ini, Ilham mengatakan bahwa KPU RI masih terganjal dengan tertundanya pembahasan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) tentang Jadwal, Tahapan, dan Program Pemilu Serentak 2024, yang imbasnya juga tidak disahkannya anggaran untuk kebutuhan pemilu.

"Jadi sebetulnya kalau terkait dengan penundaan pemilu KPU gak mau ambil pusing terkait isu itu, karena kami KPU ini penyelenggara, bekerja saat konstitusi dan perundangan undangan yang berlaku," tandasnya.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya