Berita

Menteri Luar Negeri China, Wang Yi dan Menteri Luar Negeri Pakistan, Makhdoom Shah Mehmood Qureshi/Net

Dunia

Sepakati Kerjasama, Pakistan dan China Makin Akrab

RABU, 23 MARET 2022 | 00:57 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Hubungan antara China dan Pakistan tampaknya lebih akrab dan hangat. Menyusul telah ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MoU) untuk mempromosikan kerja sama bilateral di sektor pendidikan dan pertanian.

Penandatanganan itu dilakukan oleh Menteri Luar Negeri Pakistan, Makhdoom Shah Mehmood Qureshi, dan Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, saat mereka menghadiri acara Sidang ke-48 Organisasi Kerja Sama Islam Dewan Menteri Luar Negeri (OIC-CFM) pada Senin (21/3).

Menurut Kemenlu Pakistan, keduanya menegaskan kembali tekad untuk mempertahankan dan membangun momentum hubungan bilateral saat ini.


Kedua menteri juga bertukar pandangan tentang kerja sama strategis, ekonomi dan keamanan bilateral, pandemi COVID-19, situasi di Ukraina dan masalah regional dan internasional yang menjadi kepentingan bersama.

"Masa depan hubungan erat antara kedua negara kami dibahas," ujar Kementerian Luar Negeri Pakistan, seperti dikutip oleh India Times.

Selain hal-hal itu, Qureshi juga menekankan bahwa kedua negara harus melanjutkan keterlibatan yang lebih dalam untuk mempromosikan perdamaian dan stabilitas di Afghanistan dan mencegah krisis kemanusiaan di sana.

Bila dilihat, China dan Pakistan tampaknya semakin akrab dalam hubungan bilateralnya dengan berbagai MoU baru yang ditandatangani belakangan ini.

Sebagai contoh, bulan lalu Standardization Administration of China (SAC) menandatangani MoU tentang kerjasama standardisasi dengan Pakistan Standard and Quality Control Authority (PSQCA) selama kunjungan PM Pakistan, Imran Khan, ke China. 

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya