Berita

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Ilham Saputra/Net

Politik

Ketua KPU RI: Kami Ikut Konstitusi, Tidak Ada Lagi Pertanyaan Penundaan Pemilu!

SELASA, 22 MARET 2022 | 11:38 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penegasan sikap menolak isu penundaan pemilu kembali disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Ilham Saputra dalam acara Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara di Kantor Pusat KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/3).

Ilham menyatakan, acara simulasi pemungutan dan penghitungan suara yang keempat kalinya tersebut merupakan wujud komitmen KPU menyukseskan pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 mendatang.

"Ini adalah bentuk keseriusan KPU periode 2017-2022 untuk melanjutkan persiapan tahapan Pemilu 2024. Jadi enggak ada lagi pertanyaan bagaimana soal penundaan pemilu, KPU bekerja sesuai dengan konstitusi dan undang-undang," ujar Ilham dalam pidatonya saat membuka acara.


Menurut Ilham, simulasi pemungutan suara untuk Pemilu Serentak 2024 hari ini semakin memperjelas kerja-kerja KPU dalam mempersiapkan hari pemungutan suara pada 14 Februari 2024.

Sebab, diurai Ilham, KPU telah menyederhanakan desain kertas suara yang berbeda dari pelaksanaan pemungutan suara Pemilu Serentak 2019 yang lalu.

"Ini adalah ikhtiar kami dengan berkaca pada Pemilu 2019 yang kita tahu ada korban dari petugas kami. Dan juga ada persoalan-persoalan yang terjadi di Pemilu 2019 yang begitu rumit," ungkap Ilham.

"Sehingga pada hari ini, untuk yang keempat kali kami melakukan simulasi kembali. Hari ini ada dua model surat suara. Pertama 3 (jenis) surat suara dan 2 surat suara," imbuhnya.

Maka dari itu, Ilham meminta dukungan serta masukan dari seluruh pihak untuk kesuksesan pelaksanaan Pemilu Serentak 2024.

"KPU periode 2017-2022 tetap konsen menyiapkan segala sesuatunya, agar KPU periode berikutnya dapat melanjutkan penyelenggaraan pemilu 2024 yang semoga bisa sukses dan lancar," tandasnya.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya