Berita

Kilang minyak milik Iran/Net

Dunia

Iran: Kami Siap Melayani Kebutuhan Minyak Mentah India

SABTU, 19 MARET 2022 | 21:15 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Iran memastikan siap untuk memenuhi kebutuhan energi India, terutama minyak mentah. Hal tersebut disampaikan Duta Besar Iran untuk India Ali Chegeni pada Jumat (18/3).

Pengumuman ini datang saat negosiasi berlanjut antara kekuatan dunia dan Teheran mengenai pencabutan sanksi terhadap anggota OPEC di JCPOA.

"Mekanisme perdagangan rupee-rial dapat membantu perusahaan dari kedua negara untuk berhubungan satu sama lain secara langsung dan menghindari biaya perantara pihak ketiga," ujar Ali Chegeni seperti dikutip oleh Badan Fasilitas India MVIRDC World Trade Center.


India sebagai importir dan konsumen minyak terbesar ketiga di dunia, memenuhi lebih dari 80 persen kebutuhan minyak mentahnya dengan impor.

India dan Iran pada umumnya menggunakan mekanisme barter untuk menyelesaikan perdagangan di mana penyulingan India membayar minyak Iran dalam rupee ke bank lokal. Kemudian dana tersebut digunakan oleh Iran untuk membayar impor dari India.

Karena sanksi AS itu, perdagangan India-Iran menurun tajam dari 17 miliar dolar AS pada tahun fiskal hingga Maret 2019 menjadi kurang dari 2 miliar dolar AS pada April-Januari, 10 bulan pertama tahun fiskal ini.

Chegeni menambahkan, "Jika kedua negara meluncurkan mekanisme perdagangan rupee-rial, perdagangan bilateral dapat tumbuh menjadi 30 miliar dolar AS".

Iran dulunya adalah pemasok minyak terbesar kedua ke India tetapi New Delhi harus menghentikan impor dari Iran setelah mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menarik diri dari JCPOA dan memberlakukan kembali sanksi terhadap ekspor minyaknya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya