Berita

Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett/Net

Dunia

Israel Bujuk AS Untuk Tidak Mencabut IRGC Iran dari Daftar Organisasi Teroris

SABTU, 19 MARET 2022 | 05:58 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Israel mendesak Amerika Serikat untuk tidak menghapus Garda Revolusi Iran (IRGC) dari daftar hitam organisasi teroris asingnya, sebagai imbalan atas janji Iran untuk mengekang aktivitas IRGC di kemudian hari.

Dalam sebuah pernyataan bersama, Jumat (18/3), Menteri Luar Negeri Israel Gabi Ashkenazi dan Perdana Menteri Naftali Bennett mengatakan, mereka percaya bahwa AS tidak akan meninggalkan sekutu terdekatnya dengan imbalan "janji-janji kosong dari organisasi teroris itu".

"IRGC adalah organisasi teroris yang telah membunuh ribuan orang, termasuk orang Amerika. Kami menolak untuk percaya bahwa Amerika Serikat akan menghapus penunjukannya sebagai organisasi teroris," ujar keduanya seperti dikutip Reuters.


AS dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk mencoret IRGC dari daftar terorismenya sebagai imbalan atas jaminan Iran tentang mengekang pasukan elite.

Pertimbangan ini datang di tengah upaya untuk menghidupkan kembali kesepakatan 2015 (JCPOA), di mana Iran membatasi program nuklirnya dengan imbalan peringanan sanksi.

Berbagai sumber menyebut, pembatalan designasi teroris itu adalah salah satu masalah yang paling menjengkelkan, dalam pembicaraan tidak langsung JCPOA.

IRGC adalah faksi kuat di Iran yang mengendalikan kerajaan bisnis serta pasukan elite bersenjata dan intelijen yang dituduh AS dan Israel melakukan kampanye teroris global.

Selain mengendalikan bisnis dan militer, IRGC juga memiliki pengaruh politik yang signifikan di ranah politik Iran. Kabinet pemerintahan Ebrahim Raisi dikatakan memiliki banyak komando dari IRGC yang ditujukan sebagai pejabat politik.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya