Berita

Dua pekerja kemanusiaan Inggris-Iran telah tiba di Inggris setelah ditahan di Iran/Net

Dunia

Dua Tahanan Iran Pulang ke Inggris Usai Utang Era Shah Iran Dilunasi

KAMIS, 17 MARET 2022 | 11:02 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Pekerja kemanusiaan Inggris-Iran, Nazanin Zaghari-Ratcliffe dan warga negara ganda Anoosheh Ashoori telah tiba di Inggris dari Iran pada Kamis waktu setempat.

Mereka mengakhiri masa tahanan di Iran sebagai pertukaran dalam pembicaraan Iran dengan Barat mengenai kesepakatan nuklir Iran 2015 (JCPOA). Mereka tiba di pangkalan udara militer Inggris Brize Norton di Oxfordshire pukul 1 pagi waktu setempat setelah transit melalui bandara Oman.

"Ini benar-benar 48 jam yang sulit," ujar Menteri Luar Negeri Inggris, Liz Truss, dikutip dari Reuters, Kamis (17/3).


Liz Truss mengaku sempat khawatir keduanya tidak akan dibebaskan. Namun di menit-menit akhir pembicaraan, keduanya akhirnya bisa bebas.

"Jadi kini kami sangat emosional dan bahagia," tambahnya.

PM Inggris, Boris Johnson juga merayakan pembebasan tersebut melalui media sosial Twitter. Baginya, penahanan terhadap Nazanin Zaghari-Ratcliffe dan Anoosheh Ashoori di Iran adalah bentuk ketidakadilan.

"Saya sangat senang penahanan telah berakhir hari ini, dan mereka sekarang akan kembali ke Inggris," ujar Johnson.

Pada bulan Februari, Iran yang memiliki selusin warga negara ganda Barat menyatakan siap melakukan pertukaran tahanan dengan imbalan pencairan aset yang dibekukan dan pembebasan warga Iran yang ditahan di penjara Barat.

Kantor berita Iran, Fars mengatakan, Zaghari-Ratcliffe dan Ashoori dibebaskan setelah Inggris melunasi utang bersejarah kepada negara itu.

Sumber Ulama Iran mengatakan, Inggris berutang kepada Iran yang besarnya sekitar 520 juta dolar AS. Utang itu terjadi di zaman 1970-an, ketika Shah Iran, raja pro-Barat memesan 1.500 tank Chieftain dan 250 Armored Recovery Vehicles dari Inggris.

Iran memesan peralatan perang itu kepada International Military Services (IMS), sebuah perusahaan swasta yang saat itu merupakan anak perusahaan Kementerian Pertahanan Inggris. Namun kenyataanya, hanya 185 tank yang dikirim ke Iran sebelum Shah digulingkan dalam Revolusi Islam 1979.

Pemerintah Iran hingga kini berusaha untuk mendapatkan kembali uang untuk tank yang tidak terkirim sejak itu. Di sisi Inggris, Menlu Truss mengatakan, Inggris telah mencari cara untuk membayar utang itu.

"Secara paralel, kami juga telah melunasi utang IMS, seperti yang kami katakan," ujarnya.

Dia menjelaskan, utang telah dilunaskan secara penuh sesuai dengan sanksi internasional terhadap Iran dan dana itu akan dibatasi untuk membeli ‘barang kemanusiaan’.

Di lain sisi, Diplomat top Iran, Hossein Amirabdollahian pada Rabu mengatakan, Inggris telah membayar utangnya beberapa hari yang lalu, namun menyangkal adanya hubungan antara pembayaran dan pembebasan para tahanan.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:23

Api Ludeskan Rumah Tinggal di Cakung Timur

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:14

BNI Geber Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:01

Baznas dan Sound Rhythm Ajak Nonton Bola Sambil Sedekah

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:47

Rano Karno Targetkan 500 Penyanyi Tampil di Bundaran HI

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:16

Simpul Nominee Rumah Sentul

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:00

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Capai 1,13 Juta Penonton

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:52

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:45

KPK Rampungkan Analisis Laporan Penolakan Gratifikasi Raja Juli

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:34

Wamen Investasi: Kepastian Hukum Jadi Faktor Penting Tarik Investor Asing

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:22

Selengkapnya