Berita

Anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad/RMOL

Politik

Kamrussamad: Fenomena Bisnis Keuangan Digital Lahirkan Crazy Rich Tak Bermoral

RABU, 16 MARET 2022 | 13:35 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Fenomena judi yang dikemas dalam investasi keuangan digital yang berujung ditetapkan dua influencer muda Doni Salmanan dan Indra Kenz, harus menjadi pelajaran penting bagi masyarakat untuk menginvestasikan keuangan.

Bagi anggota Komisi XI DPR RI Kamrussamad, fenomena judi dengan kemasan investasi digital yang baru terungkap itu, hanya menjadi bagian dari fenomena gunung es yang sedang tren di kalangan generasi milenial.

Pasalnya, kata dia, dari bisnis-bisnis itu melahirkan fenomena crazy rich, yang sebagian dari mereka justru merusak moral dengan budaya pamer kekayaan.


“Akibat fenomena bisnis keuangan digital lahirkan crazy rich tak bermoral,” kata Kamrussamad lewat keterangannya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (16/3).

Legislator dari Fraksi Gerindra ini menambahkan, dalam UU Cipta Kerja sektor perdagangan, pelaku usaha penjualan langsung yang tidak memiliki perizinan berusaha dapat dikenakan ketentuan pidana. Aturan ini, berlaku bagi siapapu tidak terkecuali industri digital.

Salain itu, lanjut Kamrussamad, dari aspek pengawasan, saat ini OJK juga telah memiliki Satgas Waspada Investasi. Di tahun 2022 ini, misalnya, sudah ada investasi ilegal yang ditindak.

Kemudian, sambungnya, ada 16 kegiatan money game, tiga entitas perdagangan aset kripto, dan dua perdagangan robot trading.

"Semuanya tanpa izin,” tandasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya