Berita

Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria usai mengikuti Rapat Paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (14/3)/RMOLJakarta

Nusantara

Ariza Tegaskan akan Tindak Pelaku Pencemaran Abu Batubara Marunda

SENIN, 14 MARET 2022 | 18:47 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Terkait dugaan pencemaran abu batu bara di Marunda, Jakarta Utara, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria alias Ariza mengancam akan menindak pihak-pihak yang terbukti melakukan.

Ariza mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan dan mengevaluasi siapapun pihak yang melanggar,

"Nanti instansi terkait akan melakukan pengecekan atau pengawasan, evaluasi bahkan penindakan bagi siapa saja yang melanggar," tegas Ariza seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Senin (14/3).


Dugaan sementara, pencemaran terjadi akibat adanya aktivitas dan kelalaian regulasi kantor Kesyahbandaran dan Otoritas pelabuhan (KSOP) Marunda.

KSOP Marunda dinilai tidakmelakukan tugasnya dengan maksimal. Imbasnya, terjadi pembiaran dari aktivitas bongkar muat di lingkungan PT KCN.

Akibatnya tidak sedikit warga Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, yang menderita infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) akibat pencemaran batu bara meningkat sejak bulan Oktober 2021 silam.

Bahkan hal ini pun sudah sampai ke telinga Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti.

Retno mengaku mendapat informasi pencemaran batu bara di Rusun Marunda yang mengakibatkan masalah pernafasan hingga gatal-gatal di kulit terutama pada anak-anak di sana.

"KPAI akan menindaklanjuti laporan warga rusun marunda ke pihak Pemprov DKI Jakarta, karena penyelesaiannya harus melibatkan Dinas-dinas terkait,” katanya seperti dikutip redaksi.

Selain itu, KPAI juga meminta DPRD DKI Jakarta untuk melakukan pengawasan ke lokasi dan sekaligus memanggil pemerintah maupun perusahaan pencemar untuk dimintai penjelasan.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya