Berita

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan/Net

Presisi

Polda Metro Tangkap Gengster yang Kerap Tawuran di Depok

SABTU, 12 MARET 2022 | 04:17 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan memyampaikan bahwa pihaknya menangkap tujuh 7 anggota kelompok gengster di Depok, Jawa Barat. Para tersangka menyebutkan para tersangka kerap mencari musuh.

"Ada 7 orang DPO. Tersangka cukup banyak, setengah masih DPO. Ini perkelahian antar geng dimana tersangka menyebutkan dirinya sebagai Geng PC2CR dan Geng Kresek. Berkumpul mencari musuh di Cagar Alam Pancoran Depok," ujar Endra Zulpan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (11/3).

Tersangka yang bisa diamankan kepolisian sampai saat ini ada 6 orang, dan ada satu orang ditangkap sehingga bertambah menjadi 7 orang. Sedangkan yang ditampilkan hanya 5 orang karena dua orang lainnya sedang positif Covid-19.


"Karena tersangka (gangster) melihat ada warga yang nongkrong disitu atas nama IM, ia langsung dibacok tersangka inisial A sehingga menyebabkan korban luka," tutur Endra Zulpan.

Ia menyebutkan, para gangster tersebut melakukan penganiayaan secara bersama-sama pada Minggu 6 Maret 2022 Pukul 01.00 WIB di Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.

"Bahkan Bapak Kapolda Metro turun langsung ke lapangan memberikan asistensi. Ada beberapa korban S, IN, IS," kata Endra Zulpan.

Lebih lanjut ia menyebutkan tersangka kemudian mencari orang lain lagi yang menjadi sasaran dan bertemu dengan warga berinisial IN yang dikira oleh tersangka anggota geng Turki. Dan langsung diserang oleh tersangka M.

"Tidak jauh dari kavling ada seorang duduk di warung dengan inisial S, kemudian diserang oleh tersangka RA dan A. Jadi ini cukup memperihatinkan, karena dari usia mereka rata-rata berusia di bawah 20 tahun atau remaja," tambah Endra Zulpan.

Dari perkelahian antar geng tersebut pihak kepolisian mengamankan senjata tajam berupa empat clurit dan empat pedang.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya