Berita

Ketua KPK RI Firli Bahuri saat menjadi pembicara di peluncuran Simbara secara virtual/Ist

Hukum

Firli Bahuri: Tak ada Check and Balance, Tata Kelola Batu Bara Timbulkan Celah Korupsi

SELASA, 08 MARET 2022 | 16:18 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri diminta Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati untuk menyampaikan pandanganya dalam launching Sistem Informasi Mineral dan Batubara (Simbara) dan penandatanganan MoU Sistem Informasi Terintegrasi dari Kegiatan Usaha Hulu Migas secara virtual, Selasa (8/3).

Selain Menteri Keuangan dan Ketua KPK, acara ini juga dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri ESDM Arifin Tasrif dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.

Dalam paparannya, Firli menyoroti tata kelola niaga batu bara dan mineral secara umum yang selama ini masih berjalan terkotak-kotak atau dijalankan mengikuti aturan masing-masing di Kementerian dan Lembaga.


“Tidak ada proses check and balance di sepanjang jalur pergerakan batu bara dari mulai diproduksi, perdagangan domestik sampai dengan pengapalan untuk ekspor,” kata Firli.

Akibat dari hal itu, kata Firli menimbulkan banyak celah terjadinya tindak pidana korupsi lantaran adanya disparitas yang lebar antara data volume yang diproduksi dengan jumlah yang diekspor. Belum lagi, kata Firli, kewajiban domestic market obligation (DMO) dan pembayaran royalty tidak berjalan baik, belum lagi masih maraknya penambangan liar tanpa izin.

“Dampak lebih jauh adalah hilangnya potensi penerimaan negara dan kerusakan lingkungan yang tidak terkendali,” pungkas Firli.

Sejak tahun 2015, Firli mengungkap, KPK telah menginisiasi perbaikan tata kelola batu bara, yang dimulai dengan pembaharuan nota kesepahaman bersama 11 Kementrian/Lembaga dalam wadah gerakan nasional penyelamatan sumber daya alam Indonesia (GNP-SDA).

“Di dalam GNP ini telah dilakukan penertiban berbagai IUP tambang karena ditemukan ada pemegang IUP (izin usaha pertambangan) yang tidak memiliki NPWP, pemegang IUP yang tidak memenuhi kewajiban pembayaran royalty dan lain sebagainya,” demikian Firli.

Disamping itu, lanjut Firli, KPK juga bersinergi dengan Kejaksaan, TNI-Polri dan Direktorat Jenderal Adminitrasi Hukum Umum Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), Kementrian Dalam Negeri, Kementrian Perhubungan untuk melakukan pemblokiran kegiatan izin berlayar dan pengapalan dari perusahaan yang tidak punya IUP.

“KPK juga bekerjasama dengan Kementrian ESDM mendorong dikeluarkannya daftar clean and clear (CNC) sehingga jumlah IUP turun dari sekitar 11.000an menjadi hanya 2.000an saja,” demikian Firli.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya