Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Selain Mahfud MD, Wantimpres Harus Jelaskan ke Jokowi Bahwa Tunda Pemilu Melanggar Konstitusi

SENIN, 07 MARET 2022 | 17:32 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Selain Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) seharusnya beri nasihat yang benar kepada Presiden Joko Widodo.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, Mahfud MD hingga Wantimpres harusnya memberikan masukan kepada Presiden Jokowi terkait ide penundaan pemilu yang jelas melanggar konstitusi.

"Wantimpres saya kira harus tampil memberikan masukan tentang inkonstitusionalitas penundaan pemilu," ujar Saiful Anam kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (7/3).


Selain itu, kata Saiful, juga banyak lembaga-lembaga yang mesti memberikan masukan kepada presiden terkait sesat pikir penundaan pemilu yang diutarakan oleh kalangan partai politik.

"Saya kira Presiden Jokowi jangan ditinggal sendiri dalam wacana penundaan pemilu ini," kata Saiful.

Lembaga-lembaga yang dimaksud, yaitu Wantimpres, Kemenkopolhukam, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) hingga Kantor Staf Presiden.

"Kan banyak ahli-ahli dan pakar di bidang politik, hukum dan ketatanegaraannya, jangan seperti dibiarkan sendirian Jokowi. Harus diberikan nasihat ke arah dan jalan yang benar," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya