Berita

Sirkuit Formula E di Ancol, Jakarta Utara/Ist

Nusantara

Ini Faktor Penyebab Anggaran Sirkuit Formula E Bengkak Hingga Rp 10 M

SENIN, 07 MARET 2022 | 16:27 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Anggaran pembangunan sirkuit Formula E di kawasan Ancol, Jakarta Utara, dikabarkan mengalami peningkatan hingga Rp 10 miliar. Dari semula Rp 50 miliar kini menjadi Rp 60 miliar.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria alias Ariza mengatakan, kenaikan anggaran pembangunan sirkuit Formula E lantaran sirkuit akan dibangun permanen.

"Terkait Formula E, seperti yang sudah disampaikan pak Dirut Jakpro, memang ada penambahan anggaran dari Rp 50 miliar ke Rp 60 miliar karena sirkuit itu dibuat permanen," terang Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (7/3).


"Jadi dibuat lebih baik dan insyaAllah bisa digunakan untuk kegiatan berikutnya dan lainnya," sambungnya, dikutip Kantor Berita RMOLJakarta.

Mantan anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra itu menambahkan, pembangunan sirkuit Formula E akan rampung sesuai dengan jadwal yang ditentukan.

"Progresnya sudah pengaspalan ya, insyaAllah sesuai dengan jadwal," tandasnya.

Manajer Senior PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama, Ari Wibowo sebelumnya mengatakan, anggaran pembangunan lintasan balap mobil listrik menelan dana Rp 60 miliar. Anggaran puluhan miliar itu belum termasuk penyediaan tribun penonton dan sejumlah fasilitas pendukung lain.

Adapun penyelenggaraan balap mobil listrik bertaraf internasional ini akan digelar pada 4 Juni 2022.

Pengerjaan sirkuit telah dimulai sejak 3 Februari lalu. Sirkuit dibangun dengan panjang 2.400 meter dengan 18 tikungan dan panjang trek lurus sekitar 527 meter. Saat ini progres pembangunan sirkuit telah mencapai 52 persen dan akan ditargetkan rampung pada awal April 2022.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya