Berita

Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS) Anthony Budiawan/Net

Politik

Anthony Budiawan: Target Tunda Pemilu 2024 Kudeta Konstitusi, Jerumuskan Jokowi jadi Diktator Terang-terangan

KAMIS, 03 MARET 2022 | 20:26 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Terkait agenda pemilihan umum (Pemilu) tidak ada kondisi darurat yang dijadikan alasan beberapa partai politik koalisi pemerintah menunda Pemilu 2024.

Demikian kata Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS) Anthony Budiawan, Kamis (3/3).

Menurut Anthony, suara penundaan Pemilu yang disampaikan oleh petinggi PKB, PAN dan Golkar mengarah ke agenda kudeta konstitusi.


Ia memprediksi, jika rencana penundaan Pemilu tidak berhasil maka akan mendorong dekrit presiden.

"Mereka hanya mau kudeta konstitusi. Tidak berhasil, lalu dorong dekrit Presiden? Bilang darurat? Sangat Bahaya! Menjerumuskan Presiden menjadi diktator secara terang-terangan," demikian kata Anthony melalui laman Twitter pribadinya, Kamis (3/3).

Selain itu, Anthony gerbang terakhir untuk memuluskan agenda elite rezim saat ini adalah kudeta konstitusi ada di Majelis Permusyawaratan rakyat (MPR).

Secara itung-itungan politik, kata Anthony, diusulkan minimal 1/3 atau 237 anggota MPR. Total jumlah anggota Golkar (85), PKB (58), PAN (44) ada 187.

"Rakyat akan perhatikan partai mana dan siapa yang akan usulkan. Masih kurang 50. Siapa kiranya yang akan ikut kudeta politik?" pungkas Anthony.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

UPDATE

Virus Hanta, Politik Ketakutan, dan Bayang-Bayang Bisnis Kesehatan Global

Selasa, 19 Mei 2026 | 06:22

Bocah di Tapteng Diduga Dipukuli Ayahnya Gegara Telat Pulang

Selasa, 19 Mei 2026 | 06:00

Jokowi dan Relawan Bersiap Blusukan

Selasa, 19 Mei 2026 | 05:42

DPRD DKI Geber Ranperda RPPLH dan Pembangunan Keluarga

Selasa, 19 Mei 2026 | 05:19

MUI: Penangkapan Aktivis Sumud Flotilla Bentuk Ketakutan Israel

Selasa, 19 Mei 2026 | 05:04

Evaluasi Otsus Papua!

Selasa, 19 Mei 2026 | 04:47

Arinal Djunaidi Ajukan Praperadilan ke PN Tanjungkarang

Selasa, 19 Mei 2026 | 04:11

Beruang Liar Serang Petani Sawit di Musi Rawas

Selasa, 19 Mei 2026 | 04:08

Pramono Klaim Arena Ring Tinju Bikin Tawuran Turun Drastis

Selasa, 19 Mei 2026 | 03:26

Tiket Kereta Daop 2 Bandung Laris Manis Selama Libur Panjang

Selasa, 19 Mei 2026 | 03:15

Selengkapnya