Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Moskow Terus Mendapat Tekanan, Boeing Tangguhkan Perawatan Jet untuk Maskapai Rusia

RABU, 02 MARET 2022 | 15:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Tekanan terhadap Rusia kembali datang atas keputusannya menyerang wilayah Ukraina.

Setelah beberapa negara menutup wilayah udara mereka untuk pesawat Rusia, kini giliran perusahaan pesawat Boeing menangguhkan dukungan teknis untuk pesawatnya yang dimiliki oleh maskapai negara tersebut.

“Kami telah menangguhkan operasi besar di Moskow dan menutup sementara kantor kami di (ibukota Ukraina, Kiev),” kata juru bicara Boeing, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (2/3).


“Kami juga menangguhkan layanan suku cadang, perawatan, dan dukungan teknis untuk maskapai Rusia. Saat konflik berlanjut, tim kami fokus untuk memastikan keselamatan rekan satu tim kami di wilayah tersebut,” tambah perusahaan tersebut.

Beberapa negara, termasuk Uni Eropa, Inggris dan Kanada, sebelumnya menutup wilayah udara mereka untuk maskapai Rusia tak lama setelah Moskow menginvasi tetangganya pada hari Kamis, dengan alasan bahwa mereka membela Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk, yang memisahkan diri dari Ukraina setelah kudeta 2014 di Kiev.

Ukraina mengatakan serangan itu benar-benar tidak beralasan dan telah meminta bantuan masyarakat internasional.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengumumkan pada hari Minggu bahwa langit seluruh UE tertutup untuk pesawat Rusia. Moskow menanggapi dengan cara yang sama, melarang penerbangan maskapai dari 36 negara bagian dan teritori.

Selama pidato kenegaraan tahunannya di Washington pada Selasa malam (1/3), Presiden AS Joe Biden menggaungkan pernyataan von der Leyen, menyatakan bahwa wilayah udara Amerika juga akan ditutup untuk semua penerbangan Rusia, juga memperingatkan bahwa Moskow “tidak tahu apa yang akan terjadi,” mengacu pada Western pembalasan atas tindakannya di Ukraina.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Izin Dicabut, Toba Pulp Bongkar Dokumen Penghargaan dari Menteri Raja Juli

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:08

Prabowo Hadiri Forum Bisnis dan Investasi di Lancaster House

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:04

Bonjowi Desak KIP Hadirkan Jokowi dan Pratikno

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:57

15 Anggota Fraksi PDIP DPR Dirotasi, Siapa Saja?

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:50

Pramugari Florencia 13 Tahun Jadi Bagian Wings Air

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:35

Inggris Setuju Kerja Sama Bangun 1.500 Kapal Ikan untuk Nelayan RI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:31

Bukan Presiden, Perry Warjiyo Akui yang Usul Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:30

Wakil Kepala Daerah Dipinggirkan Setelah Pilkada

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:22

Konflik Agraria di Kawasan Hutan Tak Bisa Diselesaikan Instan

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:20

Krisis Bukan pada Energi, tapi Tata Kelola yang Kreatif

Rabu, 21 Januari 2026 | 16:54

Selengkapnya