Berita

Joko Widodo dan Pratikno. (Foto: Istimewa)

Politik

Bonjowi Desak KIP Hadirkan Jokowi dan Pratikno

RABU, 21 JANUARI 2026 | 17:57 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kubu Kelompok Bongkar Ijazah Jokowi atau Bonjowi Syamsuddin Alimsyah meminta majelis Komisi Informasi Publik (KIP) untuk menghadirkan mantan Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Pratikno dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam sidang sengketa ijazah.

Ia menilai kehadiran kedua tokoh tersebut diperlukan guna mengonfirmasi secara langsung keabsahan ijazah yang dipersoalkan. 

"Kita akan meminta Majelis menghadirkan mantan Presiden RI saudara Joko Widodo," ujarnya di Kantor KIP, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu 21 Januari 2026.


"Saksi fakta juga yang terkait dengan soal Pratikno. Pratikno ini penting karena beliau adalah mantan Rektor UGM," sambungnya.

Bonjowi berharap Jokowi benar-benar hadir dalam persidangan di KIP agar bisa menjelaskan beberapa fakta persidangan.

"Jadi ada beberapa dokumen ketika harus dibuktikan itu tidak ada," katanya.

"Misalnya, UGM tidak memiliki data laporan KKN. Makanya yang harus tahu adalah Jokowi, benar enggak yang bersangkutan pernah membuat laporan KKN," tambahnya.

Selain itu, dia juga mempertanyakan soal legalisir ijazah Jokowi yang tidak dilakukan verifikasi faktual okeh Komisi Pemilihan Umum (KPU), ditambah pihak UGM juga tidak memiliki data Jokowi pernah datang ke kampus untuk melakukan legalisir saat hendak mencalonkan diri sebagai peserta pemilu.

"Jadi dalam posisi itu penting Jokowi hadir untuk menjelaskan fakta dokumen ini," tuturnya.

Di samping itu, khusus terkait permintaan menghadirkan Pratikno yang kini tengah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), ada beberapa hal terkait sistem akademik di UGM yang ingin diketahui faktanya.

"Beliau bisa menjelaskan secara kronologis bagaimana tata kelola manajemen di UGM, plus juga karena beliau pernah menjadi tim suksesnya Jokowi," tandasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Pemerintah Siapkan Skenario Haji Jika Konflik Timur Tengah Memanas

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:14

KPK Hormati Putusan Hakim, Penyidikan Dugaan Korupsi Kuota Haji Tetap Berlanjut

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:12

Naik Transjakarta Kini Bisa Bayar Tiket Pakai QRIS Tap BRImo

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:06

Marak OTT Kepala Daerah, Kemendagri Harus Bertindak

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:01

RDF Plant Rorotan Diaktifkan Usai Longsor TPST Bantargebang

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:47

Seleksi Anggota Dewan Komisioner OJK Dimulai Hari Ini

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:44

Lantik Pengurus DPW PPP Gorontalo, Mardiono Optimistis Menuju 2029

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:43

Harga Bitcoin Terkoreksi Tipis

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:34

Emas Logam Mulia Naik Rp40 Ribu, Dekati Harga Rp3,1 Juta per Gram

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:29

Viral Mobil Pickup Impor India untuk Koperasi Desa Tiba di Indonesia

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya