Berita

Presiden Belarus Alexander Lukashenko menunjukkan peta rencana serangan Rusia di Ukraina dan Moldova/Net

Dunia

Alexander Lukashenko Tunjukkan Peta Rencana Vladimir Putin Serang Moldova

RABU, 02 MARET 2022 | 10:34 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Di tengah invasi ke Ukraina, Rusia dilaporkan merencanakan tindakan agresif terhadap Republik Moldova.

Hal itu terungkap dari foto pertemuan Presiden Belarus Alexander Lukashenko dengan dewan keamanannya, seperti dikutip The Week, Rabu (2/3).

Dalam foto tersebut. Lukashenko tampak sedang menunjukkan peta yang digadang-gadang sebagai rencana Rusia. Peta tersebut menunjukkan Ukraina terpecah menjadi empat distrik komando operasional, dengan panah merah memperlihatkan pergerakan pasukan.


Salah satu panah berasal dari kota pelabuhan Odessa, Ukraina selatan, yang belum dijangkau pasukan Rusia, dan berakhir di sisi lain perbatasan Moldova.

Pada Januari, intelijen Ukraina memperingatkan bahwa Rusia dapat memulai operasi bendera palsu di Moldova untuk membenarkan intervensi di wilayah Transnistria yang dikuasai separatis pro-Rusia.

Transnistria merupakan sempit dengan sekitar 400.000 penduduk, diakui secara internasional sebagai bagian dari Moldova. Kendati begitu pemerintah Moldova tidak menjalankan wewenang atas republik yang memisahkan diri itu sejak 1992. Alhasil, pasukan Rusia telah ditempatkan di Transnistria sejak saat itu.

Pada 2014, setelah Putin menguasai Krimea, kepala parlemen Transnistria meminta untuk bergabung dengan Rusia.

Lukashenko sendiri adalah sekutu dekat Presiden Rusia Vladimir Putin. Laporan baru-baru ini menyebut Belarus akan mengerahkan pasukannya sendiri ke Ukraina untuk membantu Rusia.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Izin Dicabut, Toba Pulp Bongkar Dokumen Penghargaan dari Menteri Raja Juli

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:08

Prabowo Hadiri Forum Bisnis dan Investasi di Lancaster House

Rabu, 21 Januari 2026 | 18:04

Bonjowi Desak KIP Hadirkan Jokowi dan Pratikno

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:57

15 Anggota Fraksi PDIP DPR Dirotasi, Siapa Saja?

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:50

Pramugari Florencia 13 Tahun Jadi Bagian Wings Air

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:35

Inggris Setuju Kerja Sama Bangun 1.500 Kapal Ikan untuk Nelayan RI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:31

Bukan Presiden, Perry Warjiyo Akui yang Usul Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:30

Wakil Kepala Daerah Dipinggirkan Setelah Pilkada

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:22

Konflik Agraria di Kawasan Hutan Tak Bisa Diselesaikan Instan

Rabu, 21 Januari 2026 | 17:20

Krisis Bukan pada Energi, tapi Tata Kelola yang Kreatif

Rabu, 21 Januari 2026 | 16:54

Selengkapnya