Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Net

Nusantara

FPPJ: Jika Pemilu 2024 Ditunda, Peluang Anies Baswedan jadi Gubernur Dua Periode Kian Terbuka

SELASA, 01 MARET 2022 | 00:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Petahana pada tingkat pusat sampai daerah akan diuntungkan jika usulan penundaan pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 benar terealisasi.

Ketua Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) Endriansa, salah satu yang akan diuntungkan dengan usulan penundaan itu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Kata dia, jika benar Pemilu Serentak 2024, maka gerbang periode kedua bagi Anies Baswedan untuk memimpin Jakarta akan kian terbuka.


"Terutama jika Anies berkeinginan untuk kembali maju menjadi Gubernur DKI periode kedua," kata Rian dikutip Kantor Berita RMOLJakarta, Senin (28/2).

Pasalnya, nama mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini dianggap melekat dengan hati warga Jakarta.

“Kans Anies sangat besar untuk menang lagi jika maju jadi Gubernur DKI periode kedua. Apalagi kalau Pemilu 2024 jadi diundur,” tuturnya/

Rian menabahkan, meski terbilang sulit, namun bukan mustahil Pemilu 2024 diundur beberapa tahun ke depan.

Pada sisi lain, meski pada Oktober 2022 Anies tidak lagi menjabat gubernur DKI, elektabilitasnya tetap moncer dibanding sederet politikus lainnya.

“Nama besar Anies sudah melekat di Jakarta. Kedua, sayang sekali kalau program unggulan Pemprov DKI yang belum kelar lalu mandek karena ganti gubernur tentu ganti kebijakan,” demikian Rian.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya