Berita

Pembangunan sirkuit Formula E/Net

Nusantara

Tak Sekadar Hemat Biaya, Kerangka Bambu Sirkuit Formula E Sudah Sesuai Aturan

SENIN, 28 FEBRUARI 2022 | 16:02 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengerjaan sirkuit Formula E yang berada di kawasan Ancol, Jakarta Utara, terus dikebut pengerjaannya 24 jam nonstop untuk mencapai target penyelesaian selama 54 hari, terhitung sejak 3 Februari sampai 28 Maret 2022.

Dilaporkan Kantor Berita RMOLJakarta, hal menarik dari pembangunan kerangka sirkuit Formula E di Ancol adalah menggunakan material bambu. Alasan penggunaan bambu untuk lapisan bawah tanah sirkuit Formula E ini ternyata telah diperhitungkan.

"Jadi terkait pondasi Formula E memang sudah sesuai dengan aturan ketentuan secara teknik, memang daerahnya perlu ada penguatan menggunakan bambu," jelas Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria kepada wartawan di SMP Hang Tuah 3, Jakarta Utara, Senin (28/2).


Menurut mantan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra itu, tidak semua pondasi harus menggunakan beton. Penggunaan bambu juga bisa diterapkan dan tentunya sudah sesuai dengan aturan.

"Tentu semua kegiatan kita upayakan semurah mungkin, seefektif dan seefisien mungkin, apapun kegiatannya. Tidak hanya Formula E, semua kegiatan di masa pandemi perlu sehemat mungkin kita lakukan," tandasnya.

Sebanyak 565 pekerja serta puluhan alat berat dikerahkan untuk membangun sirkuit Formula E sebagai persiapan ajang balap bertaraf internasional yang bakal dihelat 4 Juni mendatang. Rencananya, sirkuit sejauh 2,4 km ini akan mirip kuda lumping.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya