Berita

Rumah terdampak gempa di Pasaman Barat/RMOL

Nusantara

5 Kecamatan Terdampak, Gempa Bumi di Pasaman Barat Akibatkan 10 Orang Meninggal

MINGGU, 27 FEBRUARI 2022 | 14:53 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sebanyak sepuluh orang dinyatakan meninggal dunia dan ratusan orang luka-luka dampak bencana gempa bumi yang melanda Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dan sekitarnya pada Jumat (25/2).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumbar, Jumaidi mengatakan, update data per hari ini Minggu (27/2) pukul 10.00 WIB, sebanyak sepuluh orang meninggal dunia.

"Bersama ini kami sampaikan Laporan Kejadian Gempa pada tanggal 25 Februari 2022 pukul 08:35 WIB dengan magnitudo 5,2 SR dan dilanjut gempa susulan pada pukul 08.39 wib dengan Magnitudo 6,2 yang berpusat di Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat," ujar Jumaidi dalam keterangannya yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Minggu siang (27/2).


Jumaidi menjelaskan, di Kabupaten Pasaman, terdapat lima kecamatan yang terdampak gempa, yaitu Kecamatan lubuk Sikaping, Kecamatan Tigo Nagari (Longsor di Bukit Lintang Nagari Malampah), Kecamatan Bonjol, Kecamatan Simpati, dan Kecamatan Duo Koto.

Sampai pukul 08.00 WIB tadi, di Kabupaten Pasaman ini kata Jumaidi, sebanyak enam orang meninggal dunia, luka ringan kurang lebih 36 orang, luka berat lima orang, dan yang mengungsi sebanyak kurang lebih 3 ribu orang.

"Tertimbun longsor 4 orang dan belum ditemukan," kata Jumaidi.

Selain itu, sebanyak kurang lebih seribu unit rumah dinyatakan rusak, sekolah sebanyak dua unit rusak, dan dua unit perkantoran juga rusak.

Selanjutnya di Kabupaten Pasaman Barat, sebanyak empat orang meninggal dunia, kurang lebih 310 orang luka ringan, kurang lebih 37 orang luka berat dengan kurang lebih 10 ribu orang mengungsi.

"Untuk lokasi yang terdampak Gempa di Kabupaten Pasaman Barat, SDN 19 Kinali untuk kelas mengalami retak dan pustaka sekolah rubuh, BANK Nagari Capem Simpang Pasaman Barat Rusak, Balairong mengalami rusak, aula Kantor Bupati Pasaman Barat. Terputusnya jaringan listrik dan internet, titik pengungsi 35 titik," jelas Jumaidi.

Kemudian di Kabupaten Lima Puluh Kota, korban jiwa nihil di tiga kecamatan yang terdampak, yaitu Kecamatan Gunuang Omeh, Kecamatan Bukik Barisan, dan Kecamatan Kapur XI.

Untuk kerusakan di Kecamatan Gunuang Omeh, sebanyak empat unit rumah rusak ringan, kurang lebih 11 unit rusak sedang, dua unit rusak berat, satu unit Masjid rusak sedang, kantor KUA rusak sedang, dan jalan rusak berat akibat material longsor.

Selanjutnya kerusakan di Kecamatan Bukik Barisan, sebanyak satu unit rumah rusak ringan, tujuh unit rumah rusak sedang, dan satu unit rumah rusak berat. Sedangkan di Kecamatan Kapur XI, sebanyak dua unit sekolah dasar rusak sedang.

Lalu di Kabupaten Agam, terdapat satu korban, yaitu satu bayi dirujuk ke RSUD Lubuk Basung akibat terkena reruntuhan. Lokasi yang terdampak terjadi di Kecamatan Palembayan, Nagari Salareh Aia dengan satu unit rumah rusak ringan.

Lalu di Kabupaten Padang Pariaman, korban jiwa nihil. Namun, terdapat satu unit rumah rusak ringan di Lorong Ringan-ringan, Nagari Pakandangan, Kecamatan Enam Lingkung.

"Kabupaten pendukung yang telah berada di lokasi kejadian gempa kabupaten Pasaman dan Kabupaten Pasaman Barat adalah, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Tanah Datar, Kota Padang, Kota Padang Panjang, dan Kota Pariaman," pungkas Jumaidi.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Gol Dramatis Lautaro Martínez Bawa Argentina ke Final

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:20

KPK Watch Dorong DPR Percepat Bahas RUU Perampasan Aset

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:03

Klaster Asabri-Jiwasraya dari Suap, Gratifikasi, hingga Pencucian Uang

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:30

Pecat Jaksa Agung ST Burhanuddin!

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:08

Pemilu 2029 Inkonstitusional Jika UU Pemilu Tak Direvisi

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:04

Gus Miftah Terima Uang Haram Rp100 Juta? Ah, Jangan Bercanda

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:40

Fahira Idris: Ancaman Bom Bukan Candaan!

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:08

Kasus Febrie Adriansyah Berpeluang Antiklimaks

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Dominasi Agrinas di KDKMP Membahayakan Desa

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Kejagung Bikin Dagelan Kasus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 01:18

Selengkapnya