Berita

Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas/Net

Politik

Seharusnya Densus 88 Antiteror Ajak Dialog Ormas, Bukan Ujug-ujug Tangkap

SENIN, 21 FEBRUARI 2022 | 09:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Aksi penangkapan yang dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Densus 88 Antiteror terhadap anggota organisasi massa Islam acapkali berlebihan dan tidak mengedepankan dialog.

Hal ini, kata Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas, tidak elok dan kurang baik dalam penanganan terorisme.

"Tiba-tiba ditangkap. Anggota ormasnya pun tidak tahu, saya di MUI misalnya tidak tahu, di Muhammadiyah juga enggak tahu. Eloknya di mana?" ujarnya ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Senin (21/2).


Menurutnya, jika ada salah satu anggota organisasi massa yang terpapar paham radikalisme, terorisme dan ekstremisme. Maka, sepatutnya BNPT dan Densus 88 melakukan dialog bersama petinggi ormas tersebut dengan pendekatan persuasif agar tidak melukai hati umat Islam yang kerap disandingkan dengan predikat terorisme.

"Kalau misalkan di sebuah ormas ada orang terindikasi, kita dekati, bersama-sama kita berdialog, kita beri perspektif, kita beri edukasi, kita jelaskan implikasi dan konsekuensi hukumnya kan begitu," ucapnya.

Dengan dilakukannya pendekatan dan dialog dengan sejumlah ormas Islam, maka aksi terorisme, radikalisme dan ekstremisme yang terjadi di Indonesia akan menurun.

"Saya rasa itu akan menurun dia. Tapi kan ini enggak dilakukan. Dilihat, dipantau, ini ada dibiarin setelah dua tahun ditangkap, itu enggak bener,” tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya