Berita

Ilustrasi/RMOLNetwork

Politik

Lantik Pengurus DPW, Sekjen PPP Titip 3 Pesan Penting

SENIN, 21 FEBRUARI 2022 | 03:33 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ada 3 pesan penting bagi jajaran pengurus DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumatera Utara (Sumut). Pesan ini disampaikan langsung Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PPP, Arwani Thomafi.

Tiga pesan itu adalah pengorganisasian, soliditas, dan strategi yang jelas.

"Pertama, kekuatan yang hakiki itu adalah kekuatan yang terorganisir. Organisasi yang baik itu adalah organisasi yang terorganisir. Organisasi yang terencana semua program dan kegiatannya dengan baik," ucap Arwani Thomafi saat memberikan sambutan Resepsi Hari Lahir ke-49 dan Pelantikan DPW PPP Sumut masa bakti 2021-2026, Sabtu (19/2).


"Jadi sehebat dan semegah apapun bangunan, dia tidak akan bertahan lama jika perencanaannya tidak ada," sambung politikus yang akrab disapa Gus Aang ini.

Karenanya, lanjut Gus Aang, PPP yang dilahirkan dari tokoh bangsa dan dengan politik Islam serta terbukti merawat Bangsa Indonesia, perlu menguatkan soliditas kepartaian. Hal tersebut perlu dilakukan agar keyakinan mendapatkan perhatian rakyat di Pemilu mendatang bisa dicapai.

"Kuncinya soliditas, jangan mengedepankan ego masing-masing. Semua struktur partai harus jalan, semua pengurus harus bekerja. Jangan tunggu diurusi, jadi tidak ada yang tidak bekerja," kata Gus Aang.

Serta yang terakhir, pesan Gus Aang kepada Ketua DPW PPP Sumut Jafaruddin Harahap bersama Sekretaris Usman Efendi Sitorus dan Bendahara Darwin, serta seluruh jajaran PPP di Sumut, agar dalam menghadapi Pemilu mendatang, membangun strategi yang jelas.

Mengingat target capaian perolehan kursi di legislatif, cukup banyak. Yaitu 10 kursi dewan.

Atas harapan itu, Ketua DPW PPP Sumut Jafaruddin Harahap mengingatkan kepada seluruh jajarannya untuk terus bekerja demi meraih simpati rakyat. Sebesar keyakinan dirinya bahwa PPP akan terus hidup dan dicintai masyarakat.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya