Berita

Politisi senior PDI Perjuangan Masinton Pasaribu/Net

Politik

Lindungi Pekerja Migran, Masinton Pasaribu Minta Indonesia Contoh Filipina

MINGGU, 20 FEBRUARI 2022 | 22:18 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Politisi senior PDI Perjuangan Masinton Pasaribu mengecam tindakan kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang dilakukan Malaysia terhadap tenaga kerja Indonesia.

Terlebih, adanya laporan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia tidak digaji selama 9 tahun dan mendapatkan kekerasan oleh majikannya.

Masinton menegaskan pemerintah perlu mengawal para TKI secara hukum agar kasus tersebut tidak terulang kembali. Dalam kasus kekerasan para TKI di Malaysia, para pekerja Indonesia selalu menjadi korban ketidakadilan hukum di negeri jiran tersebut.


Oleh karena itu, pihaknya meminta agar pemerintah belajar dari Filipina yang telah melakukan upaya maksimal untuk melindungi para pekerja migran yang bekerja di berbagai negara.

Dijelaskan Masinton, Kedubes Pilipina di berbagai negara merespons dan bertindak cepat memberikan perlindungan warga negaranya yang menjadi korban

"Kita perlu mencontoh negara Filipina yang mampu bernegosiasi dengan negara tujuan pekerja migran Filipina dalam hal perlidungan dan hak-hak yang diperoleh warganya ketika akan bekerja di luar negeri,” tegas Masinton, Minggu (20/2).

Merujuk pada UUD Pasal 28A yang berbunyi, setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya.

Masinton menegaskan, Negara Republik Indonesia wajib melindungi hak hidup serta hak mempertahankan hidup dan kehidupan segenap warga negara Indonesia.

"Tidak ada pengecualian baik yang berada didalam maupun luar wilayah Negara Kesatuan Indonesia,” tegas Masinton menutup.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya