Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Bagi Pemuda HKTI, Kebijakan Jokowi Mampu Atasi Krisis Regenerasi Petani

MINGGU, 20 FEBRUARI 2022 | 18:37 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Berbagai program Presiden Joko Widodo terbukti berdampak positif bagi kesejahteraan petani. Terlebih untuk program petani milenial yang dinilai sebagai langkah cerdas mengatasi krisis regenerasi petani.

Ketua Pemuda Tani HKTI Rina Saadah Adisurya menyatakan, petani milenial menjadi program yang disiapkan Jokowi untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul di sektor pertanian. Program itu bertujuan untuk mengembangkan sektor pertanian Tanah Air.

Rina menyebut, saat ini lembaga pendidikan perguruan tinggi menjadi wadah yang paling berpotensi melahirkan banyak petani milenial. Terlebih diluncurkannya proram ini juga sebagai upaya untuk menyosong era digital.


"Apalagi memang sekarangkan yang menjadi krisis itu regenerasi petani muda dan kampus merupakan wadah atau rumah bagi generasi unggul, SDM unggul di sektoer pertanian," ujar Rina, Minggu (20/2).

Sebab dia melihat sekarang ini pertanian harus menjadi sektor yang harus menjadi perhatian Jokowi. Lantaran pertanian kini menjadi ujung tombak ketahanan pangan terutama di masa pandemi Covid-19.

Menurutnya, sekarang yang dibutuhkan adalah sinergi dari seluruh pihak mulai dari lembaga swasta, pendidikan, hingga pemerintahan. Dengan begitu, lanjut dia, akan semakin mendekatkan Indonesia dengan kemandirian pangan.

"Karena di masa pandemi seperti sekrang ini yang enjadi sektor unggulan adalah sektor pertanian, berhubungannya dengan kebutuhan pangan masyarakat," imbuh Rina.

Selain masih dalam masa pandemi Covid-19, Rina menambahkan, sektor pertanian juga tengah krisis regenerasi petani. Menurut dia kondisi tersebut disebabkan  banyak dari para petani yang sudah berusia lanjut.

Maka dari itu perlu adanya peran dari generasi muda untuk terlibat aktif dalam Program Petani Milenial. Sebab keterlibatan anak muda dengan membawa pengetahuan dan kemampuan diri nantinya akan tercipta regenerasi petani yang masif.

"Apalagi memang sekarangkan yang menjadi krisis itu regenerasi petani muda dan kampus merupakan rumah bagi generasi-generasi unggul. SDM unggul di sektor pertanian," demikian Rina mengakhiri.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya