Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani/Net

Politik

Saran Hensat, Puan Maharani Segera ke Wadas dan Dekati Buruh untuk Genjot Elektabilitasnya

JUMAT, 18 FEBRUARI 2022 | 22:33 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Salah satu langkah politik yang harus dilakukan Puan Maharani adalah turun ke Desa Wadas. Tujuannya, untuk meningkatkan elektabilitas demi mempermulus upayanya maju pada kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2024 mendatang.

Saran itu disampaikan oleh analis politik Hendri Satrio dalam acara diskusi politik Indonesia Point Seri 4 bertemakan Bedah Komunikasi Politik Puan Maharani yang dilakukan secara hybrid, Jumat (18/2).

Pria yang akrab disapa Hensat ini mengatakan, dalam situasi seperti saat ini kehadiran Puan di Desa Wadas amatlah penting. Apalagi, anggotanya di parlemen yakni Komisi III telah mendengarkan langsung aspirasi warga Desa Wadas beberapa hari lalu.


Kata Hensat, kehadiran Puan ke Desa Wadas bukan hanya berdampak elektoral tapi juga mengkonfirmasi hasil kunjungan kerja anggota di Senayan.

“Menurut saya yang paling dekat itu dia ke Wadas,” kata Hensat.

Penggagas lembaga survei KedaiKOPI ini mengapresiasi Puan Maharani yang marah-marah terhadap kebijakan Permenaker 20/2022 terkait Jaminan hari tua yang harus dicairkan di usia 56 tahun.

Meski demikian, Hensat mengkoreksi harusnya Politisi PDIP itu tidak hanya bicara keras, tetapi langsung meminta Komisi terkait untuk segera memanggil Menkaer Ida Fauziyah.

Dia menambahkan, Puan harus mendekati warga Wadas yang saat ini membutuhkan bantuan. Selain itu, politisi yang digadang-gadang akan diusung PDIP di Pilpres mendatang itu juga mendekati buruh.

“Ke Wadaslah, dan kemduian kedua menemui buruh tentang JHT,” tutupnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya