Berita

Ketua DPR RI, Puan Maharani/Net

Politik

Elektabilitas Segitu-gitu Saja, Puan Maharani Harus Realistis dan Cukup Incar Kursi Wakil Presiden

JUMAT, 18 FEBRUARI 2022 | 21:01 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Puan Maharani perlu bersikap realistis dalam menyongsong pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Salah satunya dengan tidak ngoyo untuk mengincar kursi Presiden RI.

Menurut analis politik CSIS Arya Fernandez, Puan Maharani, gaya komunikasi Puan perlu diubah jika ingin elektabilitasnya naik.

"Puan perlu semacam perencanaan kampanye untuk menemui publik secara langsung. Tapi sebelum itu, yang paling realistis dilakukan adalah mengukur peluang memenangi pertarungan,” kata Arya dalam acara diskusi politik Indonesia Point Seri 4 bertema 'Bedah Komunikasi Politik Puan Maharani' secara hybrid, Jumat (18/2).


Dalam kurun waktu satu sampai dua tahun ini, Puan memiliki pekerjaan rumah yang berat dalam membangun kepercayaan publik.

“Meski Puan sudah melakukan campaign sejak lama, tapi dampaknya belum terasa. Bahkan menurut survei survei nyaris belum tembus 5 persen dan masih di kisaran 1 sampai 2 persen,” katanya.

Oleh karenanya, ia menilai Ketua DPR RI itu tak perlu ngotot menjadi Capres karena elektabilitasnya masih jauh di bawah kandidat lain.

“Yang paling realistis bagi Puan tentu sebagai calon wakil presiden. Karena kalau dia maju sebagai calon presiden itu dia berhadapan dengan kompetisi (sulit),” tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya