Berita

Antrean masyarakat yang ingin membeli minyak goreng/RMOLAceh.

Nusantara

Harus Antre Berjam-jam Demi Dapatkan Minyak Goreng, Warga: Bukan Tak Punya Uang, yang Penting Ada Barang

KAMIS, 17 FEBRUARI 2022 | 18:00 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ratusan warga Aceh harus mengantre sampai berjam-jam demi mendapatkan minyak goreng. Hal ini terlihat di Pasar Tradisional Gampong Baro, Kecamatan Baiturahman, Banda Aceh.

Tak hanya itu, mereka juga harus menunjukkan kupon yang disediakan penjual sebagai syarat untuk bisa membeli minyak goreng yang disediakan secara terbatas.

Harga minyak goreng yang dijual di Pasar Gampong Baro itu berkisar Rp 13.500 per kilogram. Mereka juga dibatasi untuk hanya bisa membeli maksimal 10 kilogram per orang.


Salah satu warga Aceh Jaya yang ikut mengantre, Jaka Patek mengatakan, dirinya sudah mengantre sejak pukul 08.00 WIB. Hingga pukul 14.00 WIB, dirinya belum juga bisa membeli minyak goreng yang dijual di sana.

“Untuk apa harga murah, minyak tidak ada. Yang penting minyak ada, harga berapapun tidak jadi masalah. Orang Aceh bukan tidak ada uang, ada uang orang Aceh, yang penting ada barang," kata Jaka kepada Kantor Berita RMOLAceh, Kamis, (17/2).

Jaka menjelaskan, dirinya mengantre bukan karena harga minyak goreng murah. Akan tetapi, karena minyak goreng langka.

Harapannya, kata Jaka, pemerintah segera mencari solusi terkait kelangkaan minyak goreng. Jika minyak goreng tidak ada, masyarakat kesulitan dalam memasak.

“Untuk sekarang minyaknya harus ada dulu, persoalan harga tidak jadi masalah,” tandasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Gol Dramatis Lautaro Martínez Bawa Argentina ke Final

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:20

KPK Watch Dorong DPR Percepat Bahas RUU Perampasan Aset

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:03

Klaster Asabri-Jiwasraya dari Suap, Gratifikasi, hingga Pencucian Uang

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:30

Pecat Jaksa Agung ST Burhanuddin!

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:08

Pemilu 2029 Inkonstitusional Jika UU Pemilu Tak Direvisi

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:04

Gus Miftah Terima Uang Haram Rp100 Juta? Ah, Jangan Bercanda

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:40

Fahira Idris: Ancaman Bom Bukan Candaan!

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:08

Kasus Febrie Adriansyah Berpeluang Antiklimaks

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Dominasi Agrinas di KDKMP Membahayakan Desa

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Kejagung Bikin Dagelan Kasus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 01:18

Selengkapnya