Berita

Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat/Net

Politik

Survei SMRC: Warga Jabar Rasakan Politik dan Keamanan Kondusif

RABU, 16 FEBRUARI 2022 | 05:46 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Warga Jawa Barat memberi penilaian negatif pada kondisi ekonomi di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

Hal itu disampaikan Manajer Program SMRC Saidiman Ahmad saat menyampaikan temuan survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) bertajuk “Partai, Gubernur, dan Presiden: Pandangan Publik Jawa Barat” yang dirilis secara virtual, Selasa (15/2).

Saidiman menjelaskan bahwa, dalam survei tersebut ditemukan 25,6 persen publik Jawa Barat menyatakan kondisi ekonomi pada umumnya sekarang baik atau sangat baik.


Sementara yang mengatakan ekonomi saat ini buruk sebanyak 34 responden. Sementara yang menyatakan sedang sebanyak 39,4 persen.
“Penilaian pada kondisi ekonomi ini berbeda dengan evaluasi pada jalannya pemerintahan provinsi,” kata Saidiman.

Dalam survei ini, ditemukan bahwa sekitar 40,2 persen warga Jawa Barat menilai pelaksanaan pemerintahan provinsi berjalan baik atau sangat baik. Sementara yang menilai buruk atau sangat buruk sebesar 14,9 persen. Ada 38,8 persen yang menyatakan sedang.

Saidiman mengatakan bahwa penilaian positif juga muncul dalam evaluasi atas kondisi politik dan keamanan.

"Warga yang menilai kondisi politik di Jawa Barat baik atau sangat baik sekitar 32,3 persen, sebaliknya yang menilai buruk atau sangat buruk 14,3 persen. Sementara warga yang menilai kondisi keamanan di Jawa Barat baik atau sangat baik sekitar 52,1 persen, dan yang menilai buruk atau sangat buruk sebesar 16,1 persen,” tutupnya.

Survei ini dilakukan melalui telepon dengan total sampel 801 responden. Sampel dipilih secara acak dari populasi warga Jawa Barat yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon.

Wawancara dilakukan oleh tenaga pengumpul data yang terlatih pada 5-8 Februari 2022. Pembobotan data dilakukan sehingga profil demografi sampel proporsional terhadap populasi hasil sensus. Margin of error survei diperkirakan +/- 3,5persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, asumsi simple random sampling.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya