Berita

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Jawa Barat, Saan Mustofa/RMOLJabar

Politik

Saan Mustofa: Pemilu 2024, Pemilu Terberat dan Terumit Sepanjang Sejarah

SELASA, 15 FEBRUARI 2022 | 17:26 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024 dianggap sebagai pemilu terbesar, terberat, juga terumit bagi partai politik di Indonesia. Pasalnya, dalam kurun waktu satu tahun, Indonesia bakal memilih calon presiden, calon anggota legislatif, dan calon kepala daerah secara serentak. Ini merupakan pemilu terpanjang bagi sejarah dunia.

Begitu yang disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Jawa Barat, Saan Mustofa, dalam rilis survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) bertajuk “Partai, Gubernur, dan Presiden: Pandangan Publik Jawa Barat” secara virtual, Selasa (15/2).

“Pemilu yang akan datang memang pemilu yang menjadi terbesar di dunia, karena setelah Pemilu ada Pilkada serentak nasional di 33 provinsi hampir 552 kabupaten kota, tentu ini menyita waktu tidak hanya buat penyelenggara tentu juga buat partai politik,” ucap Kang Saan, sapaan akrabnya.


Anggota Komisi II DPR RI ini menambahkan, pada 2024 nanti seluruh masyarakat Indonesia tak hanya disibukkan dengan pelaksanaan pemilihan eksekutif dan legislatif, tapi di saat yang bersamaan juga harus mencari calon kepala daerah.

“Dan tentu beban partai juga berat, jadi ini sama-sama beratnya di tengah beban pemilu yang berat, kerumitan yang tinggi,” imbuhnya.

Terlebih, lanjut Kang Saan, dalam Pemilu 2024 mendatang, Indonesia bahkan dunia diperkirakan masih dalam suasana pandemi Covid-19. Hal ini, menjadi tantangan tersendiri bagi partai politik dan penyelenggara pemilu dalam melaksanakan Pemilu mendatang.

“Jadi bebannya berat, ada Pilkada plus situasi pandemik. Maka semua stakeholder, semua yang berkepentingan dengan pemilu, partai politik, caleg, calon presiden, penyelenggara pemerintah, memang harus bersinergi untuk mengawal agenda demokrasi ini bisa berjalan dengan baik, karena ini menjadi satu ujian dan sejarah pertama pemilu yang begitu besar,” paparnya.

Kang Saan berharap pemilu mendatang memiliki kualitas demokrasi yang baik meski dilaksanakan masih dalam suasana pandemi.

“Kalau kita bisa lakukan dengan baik Pemilu ini, dengan kualitas demokrasi yang juga meningkat dan hasil-hasil pemilu juga bagus, saya yakin kita akan melewati tahap demokrasi ke depan yang akan jauh lebih baik lagi,” demikian Saan Mustofa.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya