Berita

Ridwan Kamil mendapat dukungan warga Jabar untuk maju pada Pilpres 2024/Net

Politik

Ungguli Nama-nama Tenar, Ridwan Kamil Didukung Warga Jabar Jadi Presiden di 2024

SELASA, 15 FEBRUARI 2022 | 15:14 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Bagi warga Jawa Barat, boleh jadi tak ada sosok selain Ridwan Kamil yang pantas untuk maju sebagai calon presiden pada 2024. Hal ini terlihat dari hasil survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dilakukan pada awal Februari 2022 ini.

Seperti yang dituturkan Manajer SMRC, Saidiman Ahmad, saat menyampaikan hasil survei terbaru SMRC bertajuk “Partai, Gubernur, dan Presiden: Pandangan Publik Jawa Barat” secara daring di Jakarta, Selasa (15/2).

Dalam survei SMRC disebutkan Ridwan Kamil didukung penduduk Jawa Barat untuk menjadi presiden sebanyak 13 persen, sedangkan Anies Baswedan mengantongi 12,2 persen, Prabowo Subianto 12 persen. dan Ganjar Pranowo 10,7 persen. Empat calon pemimpin ini bersaing ketat dalam membetot perhatian publik Jawa Barat.


"Nama-nama lain di bawah 3 persen. Ada 43,2 persen warga Jawa Barat yang belum menentukan pilihan,” terang Saidiman.

Saidiman mengatakan, persaingan empat nama ini konsisten dalam setiap simulasi. Dalam simulasi surveinya, publik mendapatkan pertanyaan semiterbuka dengan daftar berisi 29 nama. Hasilnya, Anies Baswedan mendapatkan dukungan 17 persen, Prabowo Subianto 16,8 persen, Ridwan Kamil 16,5 persen, dan Ganjar Pranowo 14,9 persen.

"Nama-nama lain mendapatkan dukungan di bawah 4 persen suara. Masih ada 23,1 persen yang belum memberi jawaban,” imbuhnya.

Kemudian dalam simulasi 4 nama calon, dukungan untuk Ridwan Kamil 22,2 persen, Prabowo Subianto 21,9 persen, Anies Baswedan 19,3 persen, dan Ganjar Pranowo 17,8 persen.

Sedangkan yang tidak tahu atau tidak menjawab 18,8 persen. Jika Ridwan Kamil tidak ikut bersaing, suaranya tersebar cukup merata kepada ketiga calon lainnya.

"Dalam simulasi tiga nama tanpa Ridwan Kamil, Prabowo mendapat dukungan 28,7 persen, Anies 27 persen, dan Ganjar 25,1 persen. Masih ada 19,2 persen yang belum menjawab,” demikian Saidiman.

Survei SMRC ini dilakukan melalui telepon dengan total sampel 801 responden. Sampel dipilih secara acak dari populasi warga Jawa Barat yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah dan memiliki telepon/telepon seluler.

Wawancara dilakukan oleh tenaga pengumpul data yang terlatih pada 5-8 Februari 2022. Pembobotan data dilakukan sehingga profil demografi sampel proporsional terhadap populasi hasil sensus. Margin of error survei diperkirakan +/- 3,5% pada tingkat kepercayaan 95%, asumsi simple random sampling.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya