Berita

Mantan Menteri Luar Negeri Hasan Wirajuda/Net

Nusantara

Soal FIR, Mantan Menlu Geram Indonesia Harus Pamit ke Orang Lain di Rumahnya Sendiri

SELASA, 15 FEBRUARI 2022 | 02:05 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sejumlah penerbang Angkatan Udara (AU) RI mendapatkan peringatan dari otoritas Singapura lantaran dianggap terbang dalam batas wilayah internasional saat melintasi Kepulauan Riau dan Natuna Utara.

Hal ini membuat sejumlah penerbang militer RI jengkel dan tidak sepatutnya Indonesia meminta izin melintas ke negara lain di atas perairannya sendiri.

Mantan Menteri Luar Negari RI Hassan Wirajuda menyampaikan bahwa, adanya ketegangan antara penerbang tersebut merupakan bentuk ekspresi kekesalan mereka terhadap negara yang memberikan otoritas atau mendelegasikan FIR ke Singapura atas batas ruang udara Kepulauan Riau dan Natuna di 0-37ribu kaki.


"Apa yang disampaikan bahwa para penerbang Angkatan Udara kita tidak melapor ke Singapura padahal itu wilayah udara yang dikontrol Singapura Menurut saya itu ekspresi kejengkelan yang lama terpendam,” kata Hassan lewat keterangan tertulis, Senin (14/2).

Hassan mengerti perasaan para penerbang tersebut yang merasa jengkel lantaran harus melapor dulu ke Singapura padahal melintas di negaranya sendiri untuk melakukan latihan udara.

“Jadi sama pertanyaannya dengan Pak mantan pilot tadi masuk ke wilayah kita terbang di wilayah kita kenapa kita pamit kepada orang lain,” tutupnya.


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Lazismu Kupas Fikih Dam Haji: Daging Jangan Menumpuk di Satu Titik

Jumat, 15 Mei 2026 | 02:12

Telkom Gandeng ZTE Perkuat Pengembangan Infrastruktur Digital

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:51

Menerima Dubes Swedia

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:34

DPD Minta Pergub JKA Dikaji Ulang dan Kedepankan Musyawarah di Aceh

Jumat, 15 Mei 2026 | 01:17

Benarkah Negeri ini Dirusak Pak Amien?

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:42

Pendidikan Tinggi sebagai Arena Mobilitas Vertikal Simbolik

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:37

KNMP Diharapkan Mampu Wujudkan Hilirisasi Perikanan

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:22

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Pembangunan SR Masuk Fase Darurat, Ditarget Rampung Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:33

Harga Minyakita Masih Tinggi, Pengangkatan Wamenko Pangan Dinilai Percuma

Kamis, 14 Mei 2026 | 23:18

Selengkapnya