Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Tentara Ukraina Siap Kirim Pasukan Penyerang ke Republik Rakyat Lugansk

SENIN, 14 FEBRUARI 2022 | 06:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Angkatan bersenjata Ukraina akan mengirim pasukan penyerang ke Republik Rakyat Lugansk (LPR). Juru bicara Milisi Rakyat LPR, Ivan Filiponenko, mengatakan pada Minggu (13/2) bahwa unit-unit brigade serangan udara ke-79 sedang bersiap ditempatkan sebagai pasukan penyerang taktis di pedalaman republik.

LPR yang merupakan wilayah di Ukraina timur, memutuskan untuk memkisahkan diri. LPR memproklamirkan diri pada 27 April 2014, setelah pergerakan Euromaidan berhasil menjatuhkan Presiden Viktor Yanukovich pada 22 Februari 2014.

"Komandan Operasi Angkatan Bersatu (operasi bersenjata Kiev di Donbass) Alexander Pavlyuk telah tiba di pemukiman Voitovo untuk memeriksa kesiapan tempur batalion pertama," kata Filiponeko, seperti dikutip dari TASS.


Dia juga mengatakan bahwa unit pertahanan udara banyak melakukan latihan untuk bisa mengusir kemungkinan serangan.

Situasi di Donbass memburuk secara dramatis ketika pasukan Ukraina pada 9 Januari, melanjutkan penembakan di sepanjang jalur kontak setelah gencatan senjata yang panjang.

Langkah-langkah tambahan untuk mengendalikan gencatan senjata di sepanjang jalur kontak di Donbass telah berlaku sejak 27 Juli 2020.

Kesepakatan itu datang setahun setelah 'gencatan senjata tak terbatas' diumumkan oleh para pihak pada 21 Juli 2019, setelah lebih dari 20 kali upaya untuk menghentikan permusuhan gagal.

Berdasarkan perjanjian tersebut, pihak-pihak yang berkonflik dilarang melakukan operasi ofensif dan pengintaian, menggunakan segala jenis drone, melepaskan tembakan termasuk dari senjata penembak jitu, dan mengerahkan senjata berat di daerah berpenduduk.

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Energi Bersih Semakin Diminati Sektor Industri dan Bisnis

Jumat, 23 Januari 2026 | 20:09

Relawan Bara JP Hapus Nama Jokowi

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:52

Pengelola Apartemen Jakarta Utara Bantu Polisi Putus Rantai Peredaran Narkoba

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:24

Produk Warga Binaan Didorong Masuk Kopdes Merah Putih

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:01

Wamenkomdigi Tegaskan Jaringan di Sumbar dan Sumut Hampir Pulih 100 Persen

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:52

Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:45

Raja Maroko Puji Soliditas Nasional di Piala Afrika 2025

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:27

Iran Batasi Akses Internet demi Putus Komando Teroris Asing ke Perusuh

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:05

Kasus Kuota Haji: Dito Ariotedjo Ungkap hanya Ditanya Satu Pertanyaan Soal Fuad Hasan

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:59

Kongres XXII: Sujahri-Amir Tidak Sah Pimpin GMNI

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:43

Selengkapnya