Berita

(Foto: Dok. Bank Mandiri)

Bisnis

Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

JUMAT, 23 JANUARI 2026 | 18:45 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Bank Mandiri terus mempertegas komitmennya sebagai BUMN dan mitra strategis pemerintah dalam mendukung pertumbuhan dan kemandirian pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). 

Komitmen tersebut diwujudkan melalui keterlibatan aktif Bank Mandiri dalam berbagai program strategis pemerintah yang berfokus pada penguatan ekonomi kerakyatan.

Direktur Utama Bank Mandiri Riduan mengatakan, penguatan ekonomi kerakyatan merupakan bagian dari mandat Bank Mandiri sebagai agen pembangunan. 


Kata dia, melalui dukungan yang komprehensif dan terukur, perseroan berupaya menghadirkan dampak nyata yang dapat langsung dirasakan oleh pelaku usaha dan perekonomian masyarakat.

“UMKM merupakan pilar utama dalam menopang ekonomi kerakyatan. Untuk itu, Bank Mandiri mengintegrasikan pembiayaan inklusif, pendampingan usaha, dan penguatan ekosistem sebagai satu kesatuan pendekatan untuk memperluas kapasitas usaha para pelaku UMKM,” ujar Riduan, dalam keterangan tertulis, Jumat 23 Januari 2026.

Guna memastikan manfaat pembangunan ekonomi dirasakan secara merata hingga ke tingkat lokal, Bank Mandiri secara aktif menginisiasi dan berkolaborasi dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat desa. 

Salah satunya melalui penguatan kolaborasi dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dan Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDESMA). Langkah ini diintegrasikan dengan pelaksanaan program strategis nasional, termasuk penguatan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta Program Makan Bergizi Gratis.

Melalui dukungan tersebut, hingga kini Bank Mandiri telah membuka lebih dari 3.700 rekening tabungan BUMDES dan BUMDESMA, mengelola lebih dari 4.700 rekening Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih, serta menyalurkan kredit kepada 147 mitra pelaksana Program Makan Bergizi Gratis untuk mendukung kelancaran transaksi, tata kelola keuangan, dan keberlanjutan program di tingkat desa.

Sejalan dengan dukungan-dukungan tersebut, Bank Mandiri terus memperluas akses pembiayaan bagi segmen UMKM sebagai upaya mendorong inklusivitas keuangan. Sejak Januari hingga November 2025, penyaluran kredit UMKM Bank Mandiri telah mencapai Rp74,9 triliun.

Kinerja positif tersebut ditopang oleh strategi jemput bola untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas, salah satunya melalui optimalisasi kehadiran Mandiri Agen. 

Layanan Laku Pandai yang didukung Aplikasi Mandiri Agen dan EDC Mini ATM ini telah melayani lebih dari 3,5 juta nasabah dengan total 65 juta transaksi hingga Desember 2025.

Di sisi lain, untuk menangkap potensi transaksi pelaku UMKM, Bank Mandiri juga mengoptimalkan layanan finansial terintegrasi Livin’ Merchant. Aplikasi yang berfungsi sebagai enhanced point of sales (POS) ini telah digunakan oleh lebih dari 3 juta pelaku usaha.

Riduan memastikan, ke depan pihaknya akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan pembangunan dan pemberdayaan desa berjalan konsisten, terukur, unggul dan berkelanjutan. 

“Melalui sinergi yang terintegrasi dan penguatan ekosistem, Bank Mandiri memperluas kapasitas UMKM untuk terus tumbuh dan berdaya saing sekaligus menghadirkan keunggulan berkelanjutan bagi ekonomi kerakyatan,” pungkas Riduan.

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

UPDATE

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp7.309 Triliun pada Kuartal IV-2025, Naik Rp69 Triliun

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:12

Perdamaian Masih Impian

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:06

Ini Penjelasan DPR Soal Kembalinya Ahmad Sahroni sebagai Wakil Ketua Komisi III

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:54

Bahlil Dorong Kemandirian Energi Lewat Revitalisasi Sumur Tua

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:50

DPR Tegaskan Tak Ada Usulan Revisi UU KPK yang Diklaim Jokowi

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:43

Prabowo Yakinkan Pebisnis AS, RI Kompetitif dan Terbuka untuk Investasi

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:40

Meski Sahroni Kembali, Satu Kursi Pimpinan Komisi III DPR Masih Kosong

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:32

Kolaborasi Indonesia-Arab Saudi: Misi Besar Menyukseskan Haji 2026

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:27

Prabowo Saksikan Penandatanganan 11 MoU Rp649 Trilun di Forum Bisnis US-ABC

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:18

Paripurna DPR Setujui Kesimpulan Komisi III soal Pemilihan Hakim Konstitusi Adies Kadir

Kamis, 19 Februari 2026 | 11:16

Selengkapnya