Berita

Eggi Sudjana menyetir mobil Volkswagen New Beetle di Malaysia. (Foto: tangkapan layar video viral)

Publika

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

SELASA, 20 JANUARI 2026 | 15:27 WIB

GILIRAN Eggi Sudjana yang ngerjain balik Joko Widodo alias Jokowi. Eggi tegas membantah lebih dulu mengajukan Restorative Justice (RJ) ke Jokowi. RJ dilakukan oleh kedua belah pihak. Tak bisa mau dirinya saja atau maunya Jokowi saja.

Bantahan ini ditegaskan Eggi setelah mengantongi Surat Perintah Penghentian Penyidikan alias SP3 dari Polda Metro Jaya, saat ia hendak bertolak ke luar negeri. Pemain. Mengenakan kaca mata hitam dan topi koboi, alangkah bergayanya Eggi. Ia terlihat sangat sehat.

Bahkan Eggi terlihat, masih dengan topi koboi, membawa mobil mewah berwarna merah. Kabarnya, video itu di Malaysia di sebuah pom bensin. Entah siapa yang mau diledek Eggi? Jokowi dan relawan atau Roy Suryo cs?


Lewat kuasa hukumnya, Elida Netti, agaknya Eggi merasa dikerjain pihak Jokowi. Janji pertemuan tanpa media, diam-diam, ternyata bocor lebih cepat. Eggi seperti dipermalukan. Ia sulit menjelaskan peristiwa itu.

Dugaan Sugi Nur Raharja alias Gus Nur berarti benar. Ia menanggapi pertemuan Eggi Sudjana di rumah Jokowi itu pasti maunya diam-diam. Tapi rugi besar kalau pihak Jokowi tak membocorkannya. Ikan masuk perangkap.

Penjelasan Eggi mendatangi rumah Jokowi simpang siur. Tiap orang beda penjelasannya. Bahkan, alasan seperti Musa dan Harun menemui Fir'aun pun dipakai. Orang geli mendengar alasan itu. Mungkin juga ngeri.

Manuver Eggi tak berhenti. Ia memecat hampir semua pengurus Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA). Rizal Fadillah, Azam Khan, dan Tri Kurnia, dicopot. Eggi terlihat serius dan kalap. Tapi berubah lagi, usai menerima SP3.

Nama Habib Rizieq Shihab mulai disebut. Tak ada hak Eggi Sudjana pecat-pecatin orang di TPUA. Habib Rizieq termasuk pendiri, penasihat. Tapi setelah melihat apa yang terjadi, mungkin semua tertawa melihat kelakuan Eggi. Tukang olah diolah oleh tukang olah lainnya.

Agaknya, target Eggi hanya terbitnya SP3. Setelah SP3 terbit, ia seperti da-da-da-da kepada Jokowi sambil mengucapkan selamat tinggal. Ia seperti balik lagi ke pihak Roy Suryo cs. Ia membangun ceritanya sendiri.

Bahkan, TPUA yang dirombaknya tak ada kabarnya lagi. Roy Suryo pun diberi pesan khusus untuk melanjutkan perjuangan sebelum terbang ke luar negeri. Cerita Musa yang mendatangi Fir'aun seperti berubah menjadi cerita Yahudi yang menyuruh Musa berperang, tapi ia tak ikut.

Jadi, jangankan mengakui bahwa ijazah Jokowi asli seperti yang dikatakan relawan Jokowi, mengakui bahwa ia meminta maaf saja, Eggi Sudjana tak mau. Ia tak mau terlihat seperti pesakitan, apalagi pecundang. Eggi terlanjur dicap pengkhianat, entah setelah ini?

Apakah SP3 bisa ditarik lagi? Kalau bisa, mungkin saja itu akan ditarik. Tapi Eggi Sudjana bukanlah pengacara kemarin sore. Ia tahu semua aturan lengkap dengan celah-celahnya. Setelah selalu keok berhadapan dengan Jokowi, apakah saat ini Eggi bisa dikatakan pemenang? Entahlah.

Erizal
Direktur ABC Riset & Consulting

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

KDM Didukung DPRD Hentikan Alih Fungsi Lahan di Gunung Ciremai

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:49

DPD Soroti Potensi Tumpang Tindih Regulasi Koperasi di Daerah

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:25

Monumen Panser Saladin Simbol Nasionalisme Masyarakat Cijulang

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:59

DPRD Kota Bogor Dorong Kontribusi Optimal BUMD terhadap PAD

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:45

Alasan Noe Letto Jadi Tenaga Ahli Pertahanan Nasional

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:22

Peran Pelindo terhadap Tekanan Dolar AS

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:59

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:47

DPRD Kota Bogor Evaluasi Anggaran Pendidikan dan Pelaksanaan SPMB

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:20

Noe Letto Tegaskan Tidak di Bawah Bahlil dan Gibran: Nggak Urusan!

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Jabar di Bawah Gubernur Konten Juara PHK

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Selengkapnya