Berita

Anggota Komisi III DPR RI, Supriansa/Net

Politik

Ternyata, Warga Wadas Belum Tahu Tanah Mereka Akan Dihargai Berapa

MINGGU, 13 FEBRUARI 2022 | 10:56 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kunjungan kerja Komisi III DPR RI ke Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo mengungkap fakta baru. Ternyata, di antara warga yang setuju tanahnya diperuntukkan tambang batu andesit, masih ada yang belum tahu berapa tanah mereka akan dibayar.

Fakta ini sebagaimana diungkap anggota Komisi III DPR RI, Supriansa yang ikut dalam rombongan, saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (13/2).

“Lahan mereka itu, baik yang setuju dan tidak setuju, belum tahu harga tanahnya dan berapa yang akan dibayarkan. Ini kan lucu,” kata Supriansa.


Legislator dari Fraksi Golkar ini mengurai bahwa persoalan di Wadas dengan Bendungan Bener merupakan hal yang berbeda. Persoalan di Bendungan Bener, ada beberapa warga yang sudah dibayar, tapi belum semuanya dibayar tanahnya.

Sementara persoalan di lokasi penambangan Desa Wadas, masyarakat belum semuanya dibayar. Baik yang setuju maupun tidak setuju.

"Itulah makanya masyarakatnya marah, kasihan juga warganya,” imbuhnya.

Dia menambahkan bahwa komunikasi antara warga dengan pemerintah daerah terkait harga tanah di Desa Wadas tersebut masih kurang. Terlebih panitia pengadaan tanah di Desa Wadas tidak memiliki hasil pemetaan antara warga yang setuju dan tidak setuju, sehingga membuat gaduh dengan adanya pengukuran lahan di Desa Wadas tersebut.

“Pemerintahnya tidak membangun komunikasi yang baik kepada rakyatnya, itu yang tidak jalan menurut saya,” tutupnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya