Berita

Ekonom senior Rizal Ramli tukar pandangan dengan masyarakat Cililin di Pondok Pesantren Darul Imtiyaz/Ist

Politik

Tukar Pikiran dengan Tokoh Agama dan Masyarakat Cililin, Rizal Ramli: Masalah Kita Sudah Multidimensi

SABTU, 12 FEBRUARI 2022 | 01:10 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ekonom senior Rizal Ramli bertukar pikiran dengan tokoh agama, tokoh masyarakat saat berkunjung ke Pondok Pesantren Darul Imtiyaz, Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Di Ponpes Darul Imtiyaz, Mantan menko ekonomi era Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur ini melaksanakan shalat maghrib dan isya berjamaah bersama masyarakat Cililin, wilayah yang banyak menghasilkan pejuang salah satunya tokoh pendidikan Jawa Barat Almarhum Raksanagara.

Dalam bincang santai yang juga diikuti oleh para santri Ponpes Darul Imtiyaz itu, Rizal Ramli menyampaikan pandangannya terhadap situasi dan kondisi bangsa Indonesia saat ini. Dimana menurut Rizal Ramli, Indonesia saat ini terjerembab ke dalam berbagai masalah multidimensi.


“Kita saat ini terjerembab dalam berbagai masalah multidimensi: ekonomi, terutama kemerosotan daya beli rakyat, masalah sosial dan pemerintahan yang semakin jauh dari cita-cita kemerdekaan,” kata Rizal dalam pertemuan yang diselingi makan malam bersama itu, Jumat (11/2).

Jalannya pemerintahan, menurut Rizal, justru melenceng jauh dari cita-cita kemerdekaan yakni membuat rakyat cerdas dan sejahtera. Namun sebaliknya, rakyat justru dibuat terpecah dengan narasi-narasi provokatif, bodoh dan menyesatkan yang disemburkan melalui infulenceRp, buzzeRp bahkan pollsteRp.

“Rekayasa pembodohan itu sengaja dikembangkan, supaya kita semua melupakan masalah-masalah nyata yang dihadapi mayoritas bangsa kita. Terlena dengan isu radikal-radikul, sehingga melupakan korupsi dan KKN yang semakin masif, rontoknya daya beli rakyat dan ketidakadilan yang semakin mencolok,” beber Rizal.

Bagi mantan menko maritim ini, untuk menghadapi persoalan yang multidimensi sangat dibutuhkan sosok pemimpin di setiap level yang memiliki niat baik, amanah dan bersih.

“Sehingga bisa membuat dan melaksanakan kebijakan yang berpihak pada rakyat dan menciptakan kemakmuran rakyat,” tandas Rizal.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya