Berita

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo/Net

Politik

Insiden Wadas, Warga sedang Menunggu Apakah Ganjar Berpihak pada Rakyat?

JUMAT, 11 FEBRUARI 2022 | 05:01 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo seharusnya belajar dari masa lalu bahwa urusan yang menyangkut lahan rakyat sangat sensitif bagi masyarakat.

Demikian pandangan pengamat politik Iwel Sastra terkait insiden kekerasan bermuatan represif yang dilakukan oleh aparat kepolisian dan Pemda saat melakukan pengukuran tanah lokasi tambang di Desa Wadas, Kecamatan Bener dan Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Menurut Iwel, secara alamiah manuasi akan berusaha mempertahankan lingkungan tempat tinggalnya dan apa yang mereka miliki.


Sebagai orang nomor satu di Jawa Tengah, Iwel menyarankan Ganjar seharusnya melakukan sosialisasi dengan komunikasi dua arah. Komunikasi itu, kata Iwel harus dilakukan dengan sabar dan terukur.

Ia menyesalkan jika pemerintah kemudian mengerahkan aparat untuk mengawal BPN untuk mengukur tanah lokasi Tambang Andesit di Desa Wadas.

"Namanya dialog yang menyangkut masalah yang sensitif perlu kesabaran dan tidak tergesa-gesa dalam memutuskan tindakan," demikian kata Iwel kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (10/2).

Iwel melihat, setelah insiden kekerasan di Wadas, rakyat sedang menunggu apakah Ganjar berpihak pada rakyat atau pemodal. Jika mengacu pada latar belakang partai yakni PDIP, Ganjar harusnya lebih memilih berpihak pada rakyat.

"Apakah Ganjar akan berpihak kepada rakyat. Jika dikaitkan dengan latar belakang Ganjar sebagai kader PDIP seharusnya keberpihakannya kepada rakyat," demikian analisa Ganjar.

Meski sudah minta maaf secara terbuka pada masyarakat, Iwel berpendapat, Ganjar harus membuktikan keberpihakannya pada masyarakat serius atau hanya formalitas.

"Setelah minta maaf apa selanjutnya? Apakah ini hanya formalitas semata atau ada tindakanya nyata keberpihakan kepada warga Desa Wadas yang pada Pemilu lalu mayoritas adalah pemilih Jokowi-Maruf Amin," pungkas Iwel.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

UPDATE

Muawiyah Ubah Khilafah Jadi Tahta Warisan Anak

Minggu, 01 Maret 2026 | 02:10

Arab Saudi Kutuk Serangan Iran di Timteng, Ancam Serang Balik

Minggu, 01 Maret 2026 | 02:00

Pramono Siapkan Haul Ulama Betawi di Monas

Minggu, 01 Maret 2026 | 01:40

Konflik Global Bisa Meletus Gegara Serangan AS-Israel ke Iran

Minggu, 01 Maret 2026 | 01:26

WNI di Iran Diminta Tetap Tenang

Minggu, 01 Maret 2026 | 01:09

Meriahnya Perayaan Puncak Imlek

Minggu, 01 Maret 2026 | 01:03

Jemaah Umrah Jangan Panik Imbas Timteng Memanas

Minggu, 01 Maret 2026 | 00:31

Jakarta Ramadan Festival Gerakkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 01 Maret 2026 | 00:18

Pramono Imbau Warga Waspadai Intoleransi hingga Hoaks

Minggu, 01 Maret 2026 | 00:03

PT Tigalapan Klarifikasi Tuduhan Penggelapan Proyek

Minggu, 01 Maret 2026 | 00:01

Selengkapnya