Berita

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa/Net

Nusantara

Keluhkan Kelangkaan Minyak Goreng di Jatim, Khofifah Ngadu ke Mendag

JUMAT, 11 FEBRUARI 2022 | 02:21 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, mengaku kelangkaan minyak goreng seharusnya tidak terjadi mengingat produksi pabrik minyak goreng di Jatim masih surplus 4 ribu ton per bulan.

Demikian disampaikan Khofifah usai menghadiri peresmian Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Tuban, Kamis (10/2).

Khofifah menambahkan produksi pabrik minyak goreng di Jatim mencapai 63 ribu ton per bulan. Sedangkan, kebutuhan masyarakat terhadap minyak goreng mencapai 59 ribu ton per bulan.


“Berarti kita masih surplus 4 ribu ton, saya ke pabrik dan pabriknya tidak mengurangi produksinya. Tapi saya ke toko kenapa banyak toko yang kosong,” keluh Khofifah seperti diberitakan Kantor Berita RMOL Jatim, Kamis (10/2).

Atas kelangkaan itu, Khofifah menilai ada mata rantai distribusi minyak goreng yang terputus antara produsen dengan retail atau toko modern.

Oleh karena itu, Pemprov Jatim telah mengkomunikasikan kondisi kelangkaan minyak goreng tersebut ke Menteri Perdagangan (Mendag) Republik Indonesia, Muhammad Lutfi

“Saya bilang dari sisi produksi kita ini surplus seharusnya, kenapa kemudian di pasar retail modern banyak yang kosong. Bahkan ada yang seminggu kosong,” jelas Gubernur Khofifah.

Setelah itu, mantan Menteri Sosial itu mengaku jika Mendag minta waktu seminggu untuk menyelesaikan kelangkaan minyak goreng di Jatim.

Diantaranya, akan diturunkan minyak goreng curah yang di prioritaskan terhadap 26 pasar yang ada di Jatim berdasarkan sampling Badan Pusat Statistis (BPS).

“Pak Mendag menyampaikan, buk tolong saya kasih kesempatan seminggu, mungkin seminggu dari dua hari yang lalu. Nanti akan diturunkan minyak goreng curah. Saya akan minta minyak goreng curah yang akan diturunkan oleh pak Mendag itu prioritas di 26 pasar yang menjadi sampling BPS,” beber Khofifah.

Ketika ditanya terkait indikasi adanya penimbunan minyak goreng, Khofifah enggan menanggapi persoalan tersebut.

Ia mengaku saat ini sedang proses monitoring terkait rantai distribusi minyak goreng hingga ke tingkat konsumen.

“Saya gak bilang begitu (penimbunan), tapi ini sedang dilakukan proses monitoring rantai distribusinya,” tegas Khofifah.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya