Berita

Menko Marves tertangkap kamera asyik teleponan saat Presiden Jokowi pidato/Repro

Politik

Bela Luhut Teleponan saat Jokowi Pidato, Sahat Sinurat: Jalankan Tugas sebagai Pembantu Presiden

KAMIS, 10 FEBRUARI 2022 | 01:23 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan dikritik karena menerima telepon saat Presiden Joko Widodo memberikan sambutan pada Peresmian Kawasan Pelabuhan Ajibata, Kabupaten Toba, 2 Februari lalu.

Sikap Luhut itu dikritik oleh banyak kalangan. Sebab, keberanian Luhut angkat telepon saat Jokowi pidato dinilai tidak etis dilakukan oleh pejabat negara.

Aktivis kepemudaan Sahat Martin Philip Sinurat menilai kritik yang disasarkan ke Luhut berlebihan dan tidak melihat bagaimana konteks kejadian tersebut.


Ia mengaku mengamati bagaimana respons publik atas sikap Luhut itu.

"Padahal mereka tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di lapangan," kata Sahat kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (9/2).

Ketua Bidang Pemuda dan Milenial DPP KNPI ini menuturkan, saat itu Presiden Jokowi sedang menyampaikan penjelasan terkait kunjungan kerjanya ke Sumut.

Pertama, menurut Sahat, Pak Jokowi situasi sedang memberikan sambutan ke publik. Apa yang disampaikan Pak Jokowi pasti sudah dibahas sebelumnya dalam internal kabinet.

Kedua, sebagai salah satu pembantu Presiden, kapasitas Luhut Pandjaitan saat itu sedang berkoordinasi dengan Menteri lainnya terkait beberapa permasalahan yang terjadi di tempat lain.

"Kita harus melihat bahwa para Menteri itu adalah pembantu Presiden, yang membantu tugas-tugas Presiden sehingga pemerintahan di negara ini bisa berjalan baik, bukan berjalan auto pilot," ujarnya.

Ia berpandangan, saat Presiden Kunker, pasti banyak masalah lain yang harus diurus. Kata Sahat, tidak mungkin Jokowi mengangkat telepon yang sifatnya darurat ketika berpidato.

"Disinilah tugas pembantu Presiden untuk bisa berbagi tugas merespons dengan cepat setiap persoalan," tuturnya menambahkan.

Selain itu, lanjutnya, Jurubicara Menko Luhut, Jodi Mahardi pun sudah menyampaikan klarifikasi terkait hal tersebut. Disebut Menko Luhut menerima telpon dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Menkes menyampaikan dua laporan, yakni soal kondisi lonjakan kasus Covid-19 yang menyangkut pembelajaran tatap muka (PTM) dan evaluasi PPKM di Jawa-Bali.

Lebih lanjut, Sahat mengajak semua lapisan masyarakat untuk terus mendukung kinerja pemerintah.

Dia berpandangan, setiap harinya Presiden Jokowi benar-benar menggunakan waktunya untuk bekerja demi kepentingan rakyat Indonesia.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya