Berita

Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah/Repro

Politik

Fahri Hamzah: Cita Rasa Demokrasi Mulai Hilang

RABU, 09 FEBRUARI 2022 | 22:08 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Seluruh elemen bangsa harus memeriksa diri sendiri soal kepekaan pada cita rasa demokrasi di Indonesia hari ini yang seperti sangat mudah untuk pudar, atau bahkan sampai hilang.

Begitu dikatakan Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah dalam acara Gelora Talk edisi ke 33 dengan tema "Pemilu 2024: Daulat Parpol Vs Daulat Rakyat" secara virtual, Rabu (9/2).

"Karena itu kita harus meski memeriksa yang selalu saya katakan pertama demokrasi hilang karena cita rasa demokrasi itu sendiri mulai hilang dalam diri kita,” ucap Fahri Hamzah.


Fahri mencontohkan, demokrasi di Indonesia telah hilang lantaran saat ini sebagian besar orang dengan mudahnya menerima kehadiran orang kuat dan apalagi berlatar belakang militer.

“Kita gampang sekali menerima orang kuat, kita gampang sekali menerima kehadiran militer itu belakangan ini, kita gampang sekali menerima perkakas-perkakas kekuasaan dalam kehidupan rakyat sipil itu yang sudah nampak di depan mata kita,” imbuhnya.

Selain itu, lanjutnya, indikasi bahwa demokrasi di Indonesia telah pudar yakni sebagai bangsa kerap menolerir adanya penyimpangan cara kerja dan kelembagaan negara.

“Waktu saya menentang cara bekerjanya KPK karena di dalamnya itu mengandung anasir otoriter yang sensitif untuk tidak mengkritiknya gitu,” ucapnya.

Mantan Wakil Ketua DPR RI ini menambahkan, tanda demokrasi mulai pudar juga ketika pemimpin negara mulai tidak memahami apa itu demokrasi dan bagaimana cara kerjanya.

“Karena itu kalau kita mau menggantinya nanti dengan pemilu, karena itu pertanyaannya itu apakah Pemilu 2024 itu akan memperbaiki demokrasi kita atau tidak," tandasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya