Berita

Presiden Joko Widodo dalam Puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2022/Repro

Politik

Jokowi Minta Pers Dukung Transformasi Struktural Pemerintah untuk Mengentaskan Kemiskinan

RABU, 09 FEBRUARI 2022 | 15:05 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sejumlah transformasi struktural yang tengah digiatkan pemerintah, diminta Presiden Joko Widodo, bisa didukung secara aktif oleh dunia pers di Indonesia.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam Puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2022 yang diselenggarakan di Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu pagi (9/2).

Menurut Jokowi, pers Indonesia merupakan kendaraan kemajuan bangsa, untuk tercipta perubahan di semua sektor kehidupan masyarakat nasional.


"Serta menjadikan masyarakat dan bangsa percaya diri untuk mewujudkan Indonesia maju," kata Jokowi secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Jokowi menuturkan, pemerintah saat ini terus bekerja keras untuk mengawal beberapa transformasi struktural agar Indonesia semakin kompetitif untuk menghadapi era hiperkompetisi.

"Transformasi itu dibutuhkan untuk meningkatkan kesempatan kerja yang seluas-luasnya dan peningkatan nilai tambah, ini sangat penting sehingga memberikan dampak signifikan pada angka kemiskinan, ketimpangan, dan menyerap pengangguran yang ada," ujarnya.

Selain itu, lanjut mantan Gubernur DKI Jakarta ini, pemerintah melakukan investasi sebesar-besarnya untuk pembangunan sumber daya manusia (SDM) mulai dari perbaikan layanan kesehatan, penurunan angka stunting, reformasi pendidikan yang tersambung dengan kebutuhan industri, dan revitalisasi pelatihan vokasional yang memberikan upskilling dan reskilling tenaga kerja agar lebih produktif dan kompetitif.

"Pers Indonesia adalah lokomotif kemajuan bangsa, menjadi inspirasi lompatan-lompatan kemajuan, menjadi simpul perubahan di semua sektor kehidupan kita, serta menjadikan masyarakat dan bangsa percaya diri untuk mewujudkan Indonesia maju," tandas Jokowi.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya