Berita

Anggota DPR Fraksi PAN, Zainuddin Maliki/Net

Politik

Gejolak Wadas Harusnya Mengutamakan Dialog, Bukan Zamannya Pengerahan Aparat

RABU, 09 FEBRUARI 2022 | 13:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah harusnya mengutamakan dialog dan menghindari aksi represif dalam melakukan pengukuran lahan untuk pembangunan Bendungan Bener di Wadas, Purworejo.

Cara tersebut penting untuk menghindari gejolak yang saat ini terjadi dan merembet hingga penangkapan puluhan warga oleh aparat.

"Utamakan dialog, jangan ada warga bangsa yang diperlakukan semena-mena. Jangan sampai atas nama pembangunan justru rakyat dikorbankan. Hal ini sudah tidak boleh terjadi lagi di era reformasi,” kata Anggota DPR Fraksi PAN, Zainuddin Maliki kepada wartawan, Rabu (9/2).


Sejak lama, PAN sudah mengingatkan pemerintah tidak sewenang-wenang dalam pengambilalihan lahan masyarakat meski untuk kepentingan proyek strategis nasional.

"Harus ditempuh dialog dengan pemilik lahan sehingga dicapai kesepakatan. Di samping itu juga harus ada kajian proyek strategis yang melibatkan akademisi. Pemilik lahan harus diajak bicara dan mendapat ganti rugi yang layak,” ujarnya.

Anggota Komisi X DPR RI yang juga ditugaskan di Badan Legislasi DPR RI ini mengingatkan, cara-cara intimidasi dengan pengerahan aparat sudah usang dan harus ditinggalkan.

"Cara-cara represif tidak akan menyelesaikan masalah. Kekerasan akan menuai resistensi. Jangan hadapkan rakyat dengan aparat," tandasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya