Berita

Direktur Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia, Neni Nur Hayati/RMOL

Politik

Pernyataan Kerap Inkonsisten, Pemerintah Diminta Perbaiki Komunikasi Politik Tangani Covid-19

SELASA, 08 FEBRUARI 2022 | 05:46 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pemerintah diminta segera membenahi komunikasi politiknhya terkait upaya penanganan virus corona baru (Covid-19). Saran itu merespons sikap pemerintah membuka pintu asing saat menerapkan PPKM level 3.

Direktur Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia, Neni Nur Hayati mengatakan, dirinya sebenarnya tidak heran dengan sikap pemerintah pusat menangani Covid-19. Sebab, sejak awal pandemi, Neni mengamati kebijakan pemerintah kerapkali inkonsisten.

Neni berpendapat, kebijakan pemerintah membuka pintu asing saat menerapkan PPKM level 3 adalah bentuk pernyataan paradoks.


"Juga menunjukkan bahwa ada kepentingan di dalamnya. Padahal, kepentingan apapun mestinya keselamatam warga negara dan jiwa manusia harus diprioritaskan," demikian kata Neni kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (8/2).

Lebih lanjut Neni mengkonfirmasi bahwa manajemen risiko pemerintah dalam menghadapi krisis Covid-19 tidak dipersiapkan secara matang. Akibatnya, yang terjadi adalah ketidaktegasan pemerintah dalam menentukan kebijakan dalam menangani Covid-19.

Dalam pandangan Neni, seharusnya beberapa kebijakan yang ditetapkan tidak terkesan tumpang tindih antarsatu kebijakan dengan kebijakan yang lainnya.

Menurut Neni, pernyataan paradoks di tengah situasi pandemi Covid-19 harus segera dibenahi. Dengan demikian, narasi dan strategi komunikasi publik dapat disusun dengan tepat dan efektif.

"Sebagai garda terdepan dalam memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat, menumbuhkan kepercayaan dan memberikan rasa aman," pungkas Neni.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

UPDATE

Muawiyah Ubah Khilafah Jadi Tahta Warisan Anak

Minggu, 01 Maret 2026 | 02:10

Arab Saudi Kutuk Serangan Iran di Timteng, Ancam Serang Balik

Minggu, 01 Maret 2026 | 02:00

Pramono Siapkan Haul Ulama Betawi di Monas

Minggu, 01 Maret 2026 | 01:40

Konflik Global Bisa Meletus Gegara Serangan AS-Israel ke Iran

Minggu, 01 Maret 2026 | 01:26

WNI di Iran Diminta Tetap Tenang

Minggu, 01 Maret 2026 | 01:09

Meriahnya Perayaan Puncak Imlek

Minggu, 01 Maret 2026 | 01:03

Jemaah Umrah Jangan Panik Imbas Timteng Memanas

Minggu, 01 Maret 2026 | 00:31

Jakarta Ramadan Festival Gerakkan Ekonomi Rakyat

Minggu, 01 Maret 2026 | 00:18

Pramono Imbau Warga Waspadai Intoleransi hingga Hoaks

Minggu, 01 Maret 2026 | 00:03

PT Tigalapan Klarifikasi Tuduhan Penggelapan Proyek

Minggu, 01 Maret 2026 | 00:01

Selengkapnya