Berita

Ketua Komisi II DPR, Ahmad Doli Kurnia Tandjung/Net

Politik

Fit And Propert Test Calon KPU-Bawaslu 14 Februari, DPR Buka Masukan Masyarakat

SENIN, 07 FEBRUARI 2022 | 23:30 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Komisi II DPR RI sudah menentukan jadwal pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bagi calon anggota KPU dan Bawaslu periode 2022-2027.

Sebelum menjalankan agenda fit and proper test, Komisi II DPR memastikan akan menampung aspirasi masyarakat jelang fit and proper test tersebut digelar.

Ketua Komisi II DPR, Ahmad Doli Kurnia Tanjdung menyatakan, sebagai perintah peraturan perundang-undangan, pihaknya diminta untuk menampung aspirasi masyarakat terkait penyelenggaraan fit and proper test calon penyelenggara Pemilu.


"Nanti dalam 5 hari ke depan, kita akan menunggu respons tanggapan saran dan masukan dari masyarakat, dan itu nanti akan menjadi bahan pertimbangan kami," kata Doli dalam jumpa persnya di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (7/2).

Politisi Partai Golkar itu menyampaikan bahwa tanggapan dan masukan dapat dimasukkan secara tertulis dengan menyertakan identitas lengkap dan mengirimkan kepada sekretariat Komisi II DPR RI, Gedung Nusantara II lt 2, Jalan Gatot Subroto, Jakarta 10270.

Di samping itu, bisa disampaikan melalui saluran telpon 0215715522, 57165224, atau fax 5715493 dan email set_komisi2@dpr.go.id. Tanggapan dan masukan ditunggu selambat-selambatnya hingga tanggal 11 Februari 2022.

"Untuk itu kami komisi II DPR RI membuka seluas-luasnya kepada masyarakat untuk memberikan tanggapan atau masukan terhadap ke 14 calon anggota KPU dan 10 calon anggota Bawaslu ini," ujarnya.

Sebelumnya, Pimpinan Komisi II DPR RI akhirnya memutuskan waktu penyelenggaraan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap calon anggota KPU-Bawaslu Periode 2022-2027. Rencananya, kegiatan ini dilaksanakan pada pekan depan.

"14, 15, 16 (Februari) akan fit and proper test," kata Doli dalam jumpa pers di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (7/2).

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya