Berita

Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) wilayah Pulau Jawa dan Bali, Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Politik

Peringatkan Orang yang Ajak Tolak Vaksin, Luhut: Anda Bertanggung Jawab Jika Ada yang Meninggal

SENIN, 07 FEBRUARI 2022 | 15:16 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jumlah tempat tidur pasien Covid-19 di rumah sakit, dan jumlah pasien yang meninggal sudah mengalami lonjakan seiring kasus positif akibat sebaran varian Omicron yang tinggi.

Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) wilayah Pulau Jawa dan Bali, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan hingga hari ini rerata keterisian tempat tidur berada di angka 65 persen.

"Perlu diperhatikan bahwa 65 persen pasien yang dirawat saat ini adalah pasien bergejala ringan dan tanpa gejala," ujar Luhut dalam jumpa pers virtual usai rapat terbatas (Ratas) Evaluasi PPKM bersama Presiden Joko Widodo yang berlangsung pada Senin siang (7/2).


Untuk mengantisipasi kelangkaan tempat tidur di rumah sakit, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi ini menganjurkan masyarakat yang terinfeksi tapi bergejala ringan untuk menggunakan fasilitas isolasi terpusat (isoter).

"Jadi kita ingin yang ringan-ringan (gejalanya), OTG (orang tanpa gejala), jangan masuk ke rumah sakit supaya BOR (Bed Occupancy Rate)-nya tetap rendah," imbaunya.

Akan tetapi, dari segi peningkatan angka kematian Covid-19 sejak Omicron merebak di dalam negeri, Luhut mencatat kenaikan yang cukup signifikan. Fatalnya, kelompok yang paling banyak adalah lansia, komorbid, dan yang belum divaksin.

"Dari 356 pasien meninggal dari sejak Omicron berjalan, 42 persen itu memiliki komorbid, 44 persen lansia, dan 69 persen belum divaksinasi lengkap," urainya.

Dari data itu, mantan Menko Polhukam ini meminta kepada masyarakat untuk taat kepada protokol kesehatan Covid-19 dan tak mengikuti anjuran orang-orang yang menganjurkan orang lain menolak vaksinasi Covid-19.

"Jadi saya mohon orang-orang yang menganjurkan dirinya atau orang lain supaya tidak vaksinasi, anda itu yang bertanggung jawab di komunitasmu, kalau ada orang yang meninggal karena tidak divaksin," tegas Luhut.

"Karena kita ini bicara pakai data. Dan itu menunjukkan 69 persen orang yang meninggal belum divaksin. Jadi saya mohon, lansia kalau anda belum vaksin cepat-cepat vaksin," tandasnya.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya